Inti Berita:
Bupati Cup Trenggalek Open Pencak Silat Tournament 2026 digelar pada 25–26 Juli 2026 di GOR Gajah Putih Trenggalek.
Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi menyebut kejuaraan penting untuk menjaring dan mengukur kemampuan atlet.
Pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga unggulan Kabupaten Trenggalek.
SUARA TRENGGALEK – Event olahraga bela diri bergengsi Bupati Cup Trenggalek Open Pencak Silat Tournament 2026 dipastikan akan digelar pada 25–26 Juli 2026 di GOR Gajah Putih Trenggalek.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi sarana penjaringan atlet-atlet potensial sekaligus mengukur kemampuan pesilat daerah menjelang berbagai kompetisi yang lebih tinggi.
Ketua KONI Trenggalek, Doding Rahmadi menyambut positif penyelenggaraan turnamen yang digelar oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tersebut. Menurutnya, kejuaraan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet.
“Kita berharap teman-teman dari cabang olahraga bahwa proses kejurkab itu bisa dilaksanakan. Karena di situ proses penyaringan calon-calon atlet kita. Tanpa kejuaraan dan pertandingan, kita tidak bisa mengukur kemampuan para atlet,” ujar Doding.
Menurutnya, KONI selama ini menjadikan hasil kejuaraan sebagai salah satu indikator dalam memantau perkembangan atlet dari berbagai cabang olahraga.
Kejuaraan Jadi Tolak Ukur Prestasi Atlet
Doding menjelaskan, setiap atlet membutuhkan kompetisi sebagai wadah untuk menguji kemampuan sekaligus meningkatkan kualitas bertanding.
Karena itu, KONI terus mendorong pelaksanaan berbagai event olahraga mulai tingkat kabupaten hingga nasional.
Ia mencontohkan sejumlah cabang olahraga yang berhasil menorehkan prestasi melalui pembinaan berkelanjutan dan rutin mengikuti kejuaraan.
“Kita terus menginventarisasi hasil-hasil itu untuk bagaimana meningkatkan prestasi. Alhamdulillah beberapa cabang olahraga di Trenggalek terus menunjukkan perkembangan yang baik,” katanya.
Menurut Doding, pencak silat termasuk salah satu cabang olahraga unggulan Kabupaten Trenggalek yang selama ini konsisten menyumbang prestasi di berbagai ajang.
Apresiasi IPSI Gelar Turnamen Terbuka
KONI Trenggalek memberikan apresiasi kepada IPSI yang kembali menggelar turnamen terbuka setelah beberapa waktu tidak menyelenggarakan event serupa.
“Kalau ini dilaksanakan nanti, kami sangat berterima kasih kepada IPSI yang sudah mau melaksanakan kegiatan ini untuk mengukur atlet-atlet karena pencak silat termasuk unggulan di Kabupaten Trenggalek,” ujarnya.
Doding menilai kompetisi seperti Bupati Cup sangat penting untuk memetakan kemampuan atlet sekaligus menjadi ajang seleksi menuju level kompetisi yang lebih tinggi.
Yakin Pesilat Trenggalek Semakin Dewasa
Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait potensi gesekan antarpesilat, Doding optimistis kondisi saat ini jauh lebih kondusif dibandingkan masa lalu.
Menurutnya, selama kegiatan berlangsung di arena pertandingan maupun latihan bersama, hubungan antarpesilat dari berbagai perguruan berjalan baik dan sportif.
“Kalau untuk atlet-atletnya saya rasa sekarang semakin bagus. Kejuaraan seperti itu justru dari dulu sebenarnya baik-baik saja. Yang sering menjadi masalah itu konvoi di jalanan, bukan saat pertandingan,” jelasnya.
Ia menambahkan, berbagai kegiatan olahraga bela diri yang rutin digelar di Trenggalek selama ini juga berlangsung aman dan mendapat partisipasi tinggi dari masyarakat.











