Inti Berita:
• Amriadi Wahyu Septiawan, pemuda asal Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan, Trenggalek, sukses menjadi Juara 1 Magic Chess: Go Go Rising Stars Season 6 setelah mengalahkan pemain-pemain terbaik dari berbagai negara.
• Konsistensi berlatih, terus belajar, dan mampu menjaga fokus saat pertandingan menjadi kunci keberhasilannya mengharumkan nama Indonesia di kancah esports internasional.
SUARA TRENGGALEK – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kabupaten Trenggalek di kancah esports internasional.
Amriadi Wahyu Septiawan atau Amri, pemuda asal Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan, berhasil meraih gelar Juara 1 Magic Chess: Go Go Rising Stars Season 6 setelah mengalahkan pemain-pemain terbaik dari berbagai negara.
Keberhasilan tersebut sekaligus mengharumkan nama Indonesia dan Kabupaten Trenggalek dalam kompetisi esports tingkat internasional.
Saat ditemui pengurus Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Trenggalek, Amri mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut diraih melalui proses latihan yang panjang dan konsisten.
“Selama proses latihan sebenarnya saya hanya konsisten sering main saja. Dari sering bermain itu nanti kita akan mengerti bagaimana tempo permainannya, kapan harus mengambil keputusan, harus melakukan apa, dan bagaimana membaca situasi pertandingan. Jadi semakin sering bermain, semakin paham pola permainannya,” ujar Amri.
Menurutnya, setiap pertandingan menjadi sarana belajar untuk memperbaiki kemampuan dan memahami strategi lawan.
“Tidak ada cara instan untuk bisa sampai di titik ini. Yang paling penting adalah terus bermain, terus belajar, dan jangan mudah menyerah ketika mengalami kekalahan. Dari setiap permainan pasti ada pelajaran yang bisa diambil,” tambahnya.
Hadapi Pemain Terbaik dari Berbagai Regional Dunia
Magic Chess: Go Go Rising Stars merupakan kompetisi resmi yang mempertemukan pemain-pemain terbaik dari berbagai regional dunia melalui sistem kualifikasi.
Pada babak final Season 6, Amri bersaing dengan wakil dari berbagai negara dan kawasan, yakni tiga pemain Indonesia, dua pemain Filipina, dua pemain Malaysia, satu pemain dari kawasan Eastern Europe & Central Asia (EECA).
Satu pemain dari Middle East & North Africa (MENA), satu pemain dari Latin America (LATAM), tiga pemain Divisi Asia 1, dua pemain Divisi Asia 2, serta dua pemain Divisi Eropa 1.
Kompetisi tersebut menjadi ajang pembuktian kemampuan para pemain terbaik dunia dalam permainan strategi Magic Chess: Go Go, yang menuntut kemampuan menyusun komposisi hero, membangun sinergi, mengelola ekonomi permainan, serta mengambil keputusan secara tepat di setiap ronde.
Laga Terakhir Jadi Penentu Gelar Juara
Amri mengaku pertandingan paling menegangkan terjadi pada laga terakhir saat harus menghadapi wakil Vietnam yang menjadi pesaing utama dalam perebutan posisi pertama.
Hasil pertandingan tersebut menjadi penentu gelar juara. Kekalahan akan membuat peluang juara berpindah ke tangan lawannya.
“Pertandingan terakhir menjadi momen yang paling menegangkan karena hasilnya menentukan juara. Kalau saya kalah, kemungkinan posisi pertama bisa menjadi milik Vietnam. Saat itu saya berusaha tetap tenang, fokus dengan permainan, dan mengambil keputusan terbaik sampai pertandingan selesai,” jelasnya.
Berkat kemenangan tersebut, Amri berhasil mengamankan posisi pertama sekaligus membawa Indonesia menjadi juara pada ajang Magic Chess: Go Go Rising Stars Season 6.
Ingin Jadi Motivasi bagi Generasi Muda
Amri berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi penyemangat bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Trenggalek, untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang esports.
“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan hasil ini. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi saya, keluarga, dan masyarakat Trenggalek. Semoga pencapaian ini bisa menjadi motivasi bagi pemain muda lainnya untuk berani mencoba, terus belajar, dan mengejar prestasi di bidang esports,” ungkapnya.
Ia menilai konsistensi, kemauan belajar, dan tidak mudah menyerah menjadi kunci utama untuk meraih prestasi di level internasional.











