PERISTIWA

Buru Pelaku Pembuang Bayi di Trenggalek, Polisi Periksa 5 Saksi Serta Cek Data Ibu Melahirkan

×

Buru Pelaku Pembuang Bayi di Trenggalek, Polisi Periksa 5 Saksi Serta Cek Data Ibu Melahirkan

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Didik Riyanto saat menyampaikan perkembangan penyelidikan kasus pembuangan bayi.
Inti Berita:
• Satreskrim Polres Trenggalek masih menyelidiki kasus pembuangan bayi laki-laki di Desa Banaran, Kecamatan Tugu.
• Polisi telah memeriksa empat hingga lima saksi, berkoordinasi dengan pihak medis, menelusuri data ibu yang baru melahirkan, serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.
• Hingga kini pelaku masih dalam proses pencarian.

SUARA TRENGGALEK – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Trenggalek terus melakukan pendalaman penyelidikan kasus penemuan bayi laki-laki yang ditinggalkan di teras rumah warga RT 9 RW 5 Desa Banaran, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek.

Hingga kini, polisi masih memburu pelaku yang diduga membuang bayi tersebut. Dalam prosesnya, polisi telah memanggil lima saksi untuk dimintai keterangan serta memantau cctv hingga data ibu hamil dan melahirkan di Trenggalek.

Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Didik Riyanto mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan sejak menerima laporan penemuan bayi tersebut.

“Selain kita mendatangi TKP, kemudian kita mencari saksi dari masyarakat. Sudah kita mintai keterangan beberapa saksi, kurang lebih ada empat sampai lima saksi,” ujar Didik, Rabu (29/7/2026).

Selain memeriksa saksi, Satreskrim juga berkoordinasi dengan tenaga medis di Puskesmas dan RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk memastikan kondisi bayi.

Menurut Didik, bayi laki-laki tersebut saat ini dalam kondisi sehat dan masih menjalani perawatan di RSUD dr. Soedomo Trenggalek.

“Kami mengambil langkah koordinasi dengan pihak medis, yaitu Puskesmas dan RSUD. Alhamdulillah sampai saat ini bayi dalam keadaan sehat walafiat dan sekarang berada di RSUD,” katanya.

Polisi Telusuri Data Ibu Melahirkan

Dalam proses penyelidikan, polisi juga menelusuri sejumlah tempat praktik kesehatan untuk mencari petunjuk mengenai ibu yang diduga melahirkan bayi tersebut.

Didik mengatakan langkah itu dilakukan untuk mengidentifikasi perempuan yang baru saja melahirkan dan diduga terkait dengan kasus pembuangan bayi tersebut.

“Kami melakukan penyelidikan secara optimal dengan teknik dan pola kami, yaitu mengecek dan cek and recek ke tempat-tempat praktik guna mengetahui siapa ibu hamil yang saat itu melahirkan dan membuang bayi tersebut,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat turut berperan aktif dengan memberikan informasi apabila mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan kasus tersebut.

“Kami selalu terbuka menerima informasi sekecil apa pun dari masyarakat terkait penemuan bayi tersebut,” ujarnya.

Belum Ada Petunjuk, CCTV Ikut Diperiksa

Hingga saat ini, polisi mengaku belum menetapkan maupun mengamankan pelaku. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap identitas orang yang bertanggung jawab.

“Sampai sekarang masih dalam tahap penyelidikan. Kami masih mengumpulkan bukti-bukti agar bisa menelusuri siapa pelakunya,” kata Didik.

Ia menjelaskan, saksi yang telah diperiksa sementara merupakan warga sekitar lokasi penemuan bayi.

“Iya, sementara warga sekitar yang menemukan,” ungkapnya.

Meski belum memperoleh petunjuk yang mengarah kepada pelaku, Satreskrim terus mengembangkan penyelidikan, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.

“Sementara masih belum ada petunjuk. Namun demikian hingga saat ini kami terus mengembangkan penyelidikan, termasuk melakukan pengecekan CCTV yang ada di akses jalan menuju TKP,” pungkasnya.