Inti Berita:
• Amriadi Wahyu Septiawan, pemuda asal Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan, sukses menjadi Juara 1 Magic Chess: Go Go Rising Stars Season 6 di tingkat internasional.
• Dispora Trenggalek memastikan dukungan terhadap atlet esports tidak berhenti pada penghargaan semata, tetapi akan dilanjutkan melalui pembinaan berkelanjutan bersama ESI Trenggalek agar semakin banyak atlet berprestasi lahir dari Kabupaten Trenggalek.
SUARA TRENGGALEK – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kabupaten Trenggalek di kancah esports internasional.
Amriadi Wahyu Septiawan atau Amri, pemuda asal Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan, sukses meraih gelar Juara 1 Magic Chess: Go Go Rising Stars Season 6 usai mengalahkan para pemain terbaik dari berbagai negara.
Keberhasilan tersebut tidak hanya mengharumkan nama Indonesia, tetapi juga membawa nama Kabupaten Trenggalek ke panggung esports internasional.
Sebagai bentuk apresiasi, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Trenggalek mendatangi kediaman Amri untuk memberikan dukungan sekaligus memastikan pembinaan atlet berprestasi terus berlanjut.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek, Arief Setiawan, menegaskan pihaknya berkomitmen mendukung seluruh cabang olahraga, termasuk esports, yang mampu melahirkan atlet berprestasi.
“Pada intinya kami Dinas Pemuda dan Olahraga apa pun cabornya akan kami support. Kita sudah berjanji di awal tahun ketika dinas ini terbentuk bahwa atlet-atlet yang berprestasi akan kita dukung,” ujar Arief.
Menurutnya, kunjungan ke rumah atlet merupakan bentuk apresiasi sekaligus upaya mendekatkan pemerintah kepada para atlet.
“Kami ingin menunjukkan bahwa dinas tidak selamanya harus di kantor. Kami juga ingin mengetahui bagaimana perkembangan anaknya dan bagaimana proses dia mencapai juara,” katanya.
Dispora Siapkan Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Arief menegaskan apresiasi kepada atlet tidak akan berhenti pada pemberian penghargaan secara seremonial. Dispora akan menyiapkan pembinaan jangka panjang bagi atlet-atlet potensial asal Trenggalek.
“Kami ingin apresiasi itu tidak hanya berhenti pada pemberian reward atau sekadar sertifikat, tetapi ada pembinaan berkelanjutan terhadap anak-anak Trenggalek yang memiliki potensi, baik individu maupun kelompok,” jelasnya.
Ia berharap atlet yang telah menorehkan prestasi mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
“Ketika nanti sudah berprestasi, kami harapkan mereka bisa menjadi contoh bagi adik-adiknya yang akan mengikuti jejaknya,” imbuh Arief.
ESI Trenggalek Buka Ruang Pembinaan Magic Chess
Sementara itu, Ketua Harian ESI Trenggalek, Setiawan Alim Wijaya, mengaku bangga atas capaian Amri yang kembali membawa nama Trenggalek bersinar di tingkat internasional.
“Alhamdulillah, kami sangat senang. Sebelumnya juga ada atlet yang tampil di ajang internasional di Uzbekistan untuk PUBG Mobile, dan sekarang malah berhasil menjadi juara di Magic Chess,” ujarnya.
Menurut Setiawan, dukungan dari pemerintah daerah menjadi energi positif bagi perkembangan esports di Trenggalek.
“Dengan hadirnya Pak Kadis, kami merasa tidak sendiri. Kami bisa bersama-sama menggandeng atlet dengan pemerintah daerah. Insyaallah ke depan bisa memberikan yang terbaik,” katanya.
Ke depan, ESI Trenggalek juga akan memperluas pembinaan sesuai cabang permainan yang berkembang, termasuk Magic Chess.
“Nanti akan kita tentukan plot-plot pembinaannya karena esports memiliki banyak cabang. Ternyata Magic Chess juga punya ruang sendiri, sehingga ke depan kami akan memberi ruang tersebut agar pembinaannya bisa berjalan lebih baik,” pungkasnya.











