PERISTIWA

Program Trenggalek Asri Diluncurkan Bersamaan Rangkaian Bersih Pantai Cengkrong

×

Program Trenggalek Asri Diluncurkan Bersamaan Rangkaian Bersih Pantai Cengkrong

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Pelaksanaan bersih-bersih pantai cengkrong, Trenggalek.
Inti Berita :
• Pemkab Trenggalek gelar aksi bersih Pantai Cengkrong untuk Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
• Lebih dari 300 peserta dari ASN, nelayan, sekolah, hingga masyarakat ikut bergotong royong.
• Diluncurkan program “Trenggalek Asri” (aman, sehat, resik, indah).

SUARA TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek menggelar aksi bersih lingkungan di Pantai Cengkrong, Kecamatan Watulimo, dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan tradisi Sembonyo yang akan digelar pada 17 Juni 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Trenggalek, Cusi Kurniawati, mengatakan aksi bersih pantai tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus upaya menjaga kebersihan kawasan wisata.

“Selain itu membersihkan Pantai Cengkrong untuk membantu persiapan Sembonyo Pantai Cengkrong yang dilaksanakan tanggal 17 Juni 2026,” ujar Cusi di lokasi, Senin (15/6/2026).

Ratusan Peserta Turun ke Pantai

Cusi menyebutkan, lebih dari 300 peserta terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), komunitas peduli lingkungan, hingga masyarakat sekitar.

“Selain dari dinas, ada dari Pokdarwis, nelayan, sekolah Adiwiyata, unsur forkopimcam, dan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Seluruh peserta kemudian bergotong royong membersihkan sampah di area pantai. Sampah yang terkumpul ditimbang per kelompok sebelum diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Nanti ditimbang, kemudian dikasih siapa yang terbanyak. Setelah itu dibawa ke TPA,” tambahnya.

Launching Program “Trenggalek Asri”

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan peluncuran program “Trenggalek Asri” yang merupakan akronim dari aman, sehat, resik, dan indah.

Program ini merupakan tindak lanjut instruksi Kementerian Dalam Negeri untuk mendorong daerah lebih aktif menjaga kebersihan lingkungan.

“Ini dalam rangka melaksanakan instruksi dari Surat Edaran Mendagri untuk mewujudkan kabupaten yang aman, sehat, bersih, dan indah,” kata Cusi.

Ia menambahkan, implementasi program tersebut di antaranya melalui kerja bakti rutin, olahraga bersama, hingga gerakan bersih lingkungan sebelum jam kerja.

Sampah Masih Jadi PR Bersama

Sementara itu, Sekretaris Daerah Trenggalek, Edy Soepriyanto, menegaskan bahwa persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang membutuhkan keterlibatan semua pihak.

“Pengelolaan sampah yang tidak baik adalah ancaman bagi dunia dan bagi umat,” ujarnya.

Edy mengajak masyarakat untuk memulai kebiasaan sederhana seperti memilah sampah rumah tangga antara organik dan anorganik.

“Mulai dari rumah tangga kita harus memilah sampah,” tegasnya.