PERISTIWA

​Rajut Semangat Gotong Royong, Demokrat Trenggalek Gaungkan Gerakan Langit Biru di Pantai Konang

×

​Rajut Semangat Gotong Royong, Demokrat Trenggalek Gaungkan Gerakan Langit Biru di Pantai Konang

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Pelaksanaan gotong royong penanaman mangrove di pantai konang menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Inti Berita:
• DPC Partai Demokrat Trenggalek bersama Forkopimcam Panggul, Karang Taruna, dan masyarakat menggelar aksi penanaman mangrove serta bersih-bersih Pantai Konang untuk memperingati Hari Mangrove Sedunia.
• Kegiatan tersebut bertujuan menjaga ekosistem pesisir, mengurangi risiko abrasi, sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

SUARA TRENGGALEK – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Trenggalek menggelar aksi penanaman mangrove dan bersih-bersih Pantai Konang, Kecamatan Panggul, sebagai bagian dari peringatan Hari Mangrove Sedunia sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forkopimcam Panggul, Karang Taruna, serta masyarakat sekitar. Mereka bersama bergotong royong sebagai bukti nyata melestarikan ekosistem untuk menanggulangi abrasi yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Ketua DPC Partai Demokrat Trenggalek, Mugianto, mengatakan penanaman mangrove menjadi langkah nyata untuk mengantisipasi abrasi sekaligus menjaga ekosistem pesisir.

“Hari ini kita bersama warga, Pak Camat, Pak Kapolsek, Pak Danramil, dan Partai Demokrat bergotong royong mengajak masyarakat menanam mangrove. Kita menjaga ekosistem laut sekaligus mengantisipasi abrasi yang sewaktu-waktu bisa terjadi,” ujar Mugianto.

Mugianto yang juga menjabat sebagai Plt Sekretaris DPD Demokrat Jawa Timur itu menerangkan, meski Hari Mangrove Sedunia telah diperingati beberapa waktu lalu, kegiatan tersebut masih relevan dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Kita mengajak warga bersama-sama menanam mangrove dalam momentum peringatan Hari Mangrove Sedunia agar kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh,” katanya, Jumat (31/7/2026).

Pantai Konang Dipilih karena Rawan Abrasi

Mugianto menjelaskan Pantai Konang dipilih sebagai lokasi kegiatan karena berada dekat dengan permukiman warga sehingga perlu mendapatkan perhatian dalam upaya pelestarian lingkungan.

Selain penanaman mangrove, peserta juga melakukan aksi bersih-bersih pantai dari sampah yang berserakan.

“Kita juga membersihkan sampah di sepanjang pantai. Harapannya masyarakat ikut merasa memiliki dan bersama-sama menjaga lingkungan,” ucap Mugianto yang juga menjabat Ketua Komisi II DPRD Trenggalek.

Legislator ramah tersebut menambahkan, kegiatan serupa direncanakan akan terus berlanjut melalui kolaborasi antara Partai Demokrat, Forkopimcam, dan masyarakat.

“Kami sudah berdiskusi dengan Pak Camat, Pak Kapolsek, dan Danramil. Insyaallah kegiatan seperti ini akan terus dilanjutkan. Kami juga menyiapkan bibit untuk mendukung kegiatan berikutnya,” jelasnya.

Mangrove Mampu Kurangi Risiko Bencana

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Panggul, Bambang Supriyadi, mengapresiasi pelaksanaan penanaman mangrove di Pantai Konang.

Menurutnya, kawasan tersebut merupakan wilayah yang memiliki potensi abrasi maupun ancaman bencana pesisir sehingga keberadaan mangrove sangat penting.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kegiatan penanaman mangrove ini. Pantai Konang sangat rawan abrasi dan memiliki potensi bencana, sehingga mangrove diharapkan mampu mereduksi risiko tersebut,” ujarnya.

Bambang menambahkan, penanaman mangrove di Kecamatan Panggul telah dilakukan secara rutin di sejumlah titik.

“Di Kecamatan Panggul kegiatan penanaman mangrove cukup intens. Selain di Pantai Konang, juga ada di Pantai Kili-kili yang sudah memiliki kelompok masyarakat pengelola hingga tahap pemanfaatannya,” katanya.

Karang Taruna Dukung Pelestarian Pantai

Ketua Karang Taruna Desa Nglebeng, Edi, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam aksi penanaman mangrove dan bersih pantai menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung sektor wisata.

“Kami sangat berterima kasih karena Karang Taruna dilibatkan dalam penanaman mangrove dan bersih-bersih pantai. Kalau pantainya bersih tentu pengunjung akan datang dan masyarakat juga senang,” ujarnya.