POLITIK

Kantor PKB Trenggalek Terbuka Untuk Warga, di Hari Fraksi Ke-2 UMKM Manfaatkan Jumat Curhat

×

Kantor PKB Trenggalek Terbuka Untuk Warga, di Hari Fraksi Ke-2 UMKM Manfaatkan Jumat Curhat

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Pelaksanaan Hari Fraksi Ke-2 DPC PKB Trenggalek dipadukan dengan kegiatan Jumat Curhat.
Inti Berita:
• Pelaksanaan Fraksi Ke-2 DPC PKB Trenggalek
• UMKM Hadir Manfaatkan Jumat Curhat
• Kantor PKB Trenggalek Dibuka Untuk Warga Sampaikan Aspirasi

SUARA TRENGGALEK – DPC PKB Trenggalek kembali menggelar Hari Fraksi Kebangkitan Bangsa ke-2 yang dipadukan dengan program Jumat Berkah.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung tanpa jarak kepada pimpinan partai dan anggota DPRD Fraksi PKB.

Pintu kantor DPC PKB Trenggalek di Jalan Veteran No.29, Sosutan, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Trenggalek selalu terbuka lebar untuk masyarakat Trenggalek dari berbagai kalangan setiap hari Jumat.

Dalam dialog pada pada Jumat (8/5/2026), tersebut, masyarakat yang terdiri dari 3 pelaku UMKM serta kepala desa banaran telah menyampaikan beragam usulan hingga keluhan yang mereka hadapi.

Ketua DPC PKB Trenggalek, Sukarodin menyampaikan bahwa kegiatan ini memasuki Hari Fraksi Kebangkitan Bangsa yang kedua.

“Hari ini kita memasuki hari fraksi kebangkitan bangsa yang ke 2. Dan hari ini ternyata yang datang para penggiat UMKM ada 3 kemudian juga hadir dari kepala desa Banaran menyampaikan beberapa hal tadi untuk mewakili warganya tentu,” ujar Sukarodin.

Salah satu aspirasi yang mencuat berasal dari Kepala Desa Banaran terkait infrastruktur jembatan gantung.

Proyek tersebut sempat masuk peringkat 1 Musrenbang Kecamatan Tugu pada tahun 2022, namun hingga kini belum terealisasi.

“Tentu Fraksi Kebangkitan Bangsa merasa terpanggil dan merasa bertanggung jawab terkait dengan jembatan gantung dimaksud. Ada dua skema yang coba saja akan kita siapkan,” tegas Sukarodin.

Ia menjelaskan pihaknya akan mengupayakan pembangunan melalui APBD Trenggalek maupun APBD Provinsi Jawa Timur dengan melibatkan dua anggota Fraksi PKB di DPRD Jatim yang berada di dapil Trenggalek.

Selain infrastruktur, tiga pelaku UMKM juga hadir menyampaikan aspirasinya. Mereka bergerak di bidang produksi tahu, krupuk UD Langgeng dan kopi bubuk Brontoyudho.

Kopi bubuk Brontoyudho yang mereka olah sudah berhasil naik kelas dan telah dipasarkan hingga Korea dan Malaysia.

Terkait UMKM kopi bubuk, Sukarodin menyebut ada kebutuhan alat pengemas kemasan besar dengan harga sekitar Rp 70 juta.

Sementara untuk UMKM tahu, karena mereka sadar akan dampak limbah, mereka menyampaikan kebutuhan proses pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Dirinya menyampaikan solusi bahwa karena di wilayah tersebut terdapat 5 UMKM, maka pihaknya merespons untuk membuat kelompok dan mengajukan pengolahan limbah dengan rencana pembuatan IPAL komunal.

Sedangkan pelaku usaha krupuk akan difasilitasi pinjaman modal berbunga rendah melalui KUR.

“Dengan terobosan ini diharapkan dapat membantu masyarakat serta mengembangkan produk UMKM yang selama ini perlu di dorong untuk naik kelas,” pungkas Sukarodin.

Kegiatan Hari Fraksi Kebangkitan Bangsa dan Jumat Berkah ini akan terus digelar sebagai bentuk komitmen PKB Trenggalek mendengar dan menyalurkan aspirasi masyarakat.