POLITIK

Fokus Tambah Kursi di DPRD, Golkar Trenggalek Siap Bertarung di Pilkada Depan

×

Fokus Tambah Kursi di DPRD, Golkar Trenggalek Siap Bertarung di Pilkada Depan

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Ketua DPD Partai Golkar Trenggalek, Arik Sri Wahyuni saat menyampaikan tahapan musyawarah di partainya.
Golkar Trenggalek hampir menuntaskan Muscam dan tinggal menyisakan Kecamatan Dongko serta Pule. Fokus utama Golkar saat ini adalah menambah kursi legislatif, bukan membahas Pilkada.

SUARA TRENGGALEKDPD Partai Golkar Kabupaten Trenggalek mulai memanaskan mesin politik internal pasca-Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar Agustus 2025 lalu.

Saat ini, partai berlambang pohon beringin tersebut fokus menuntaskan tahapan Musyawarah Kecamatan (Muscam) sebagai bagian dari konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput.

Ketua DPD Partai Golkar Trenggalek, Arik Sri Wahyuni, mengatakan sebagian besar Muscam telah rampung dilaksanakan dan hanya menyisakan dua kecamatan.

“Pasca-Musda Agustus 2025 lalu, kami langsung melanjutkan tahapan ke Muscam untuk memilih pimpinan di tingkat kecamatan. Di Trenggalek sendiri hampir seluruh wilayah sudah menyelesaikannya, tinggal menyisakan dua kecamatan lagi,” ujar Arik.

Dua kecamatan yang belum menggelar Muscam yakni Kecamatan Dongko dan Kecamatan Pule. Menurut Arik, Golkar Trenggalek sengaja bersikap selektif dalam menentukan figur pimpinan di dua wilayah tersebut.

“Kami memang harus benar-benar jeli dan hati-hati dalam mencari sosok tokoh yang tidak hanya siap, tetapi juga tepat untuk menakhodai partai di tingkat kecamatan,” jelasnya.

Usai menyelesaikan Muscam, Golkar Trenggalek akan langsung menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dan Musyawarah Kelurahan (Muslur) guna membentuk kepengurusan tingkat bawah.

Arik menargetkan seluruh proses pembentukan struktur partai hingga level desa selesai paling lambat akhir Juli 2026.

“Insyaallah, tepat setelah momen Iduladha nanti, kami akan langsung tancap gas memulai Musdes dan Muslur. Target kami, akhir Juli seluruh struktur terbawah harus sudah terbentuk rapi,” katanya.

Menurutnya, penguatan struktur partai hingga tingkat desa menjadi langkah penting untuk menjaga soliditas internal sekaligus memperluas basis dukungan masyarakat.

Di tengah mulai munculnya pembicaraan mengenai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Golkar Trenggalek memilih fokus memperkuat partai dan menambah kursi legislatif.

Arik menegaskan DPP dan DPD Partai Golkar Jawa Timur masih menginstruksikan seluruh kader untuk memprioritaskan penguatan internal partai.

“Sesuai arahan dan instruksi dari DPP serta DPD Provinsi Jawa Timur, fokus utama kami sekarang adalah mengamankan penambahan kursi legislatif terlebih dahulu,” tegasnya.

Ia menilai pembahasan mengenai Pilkada masih terlalu dini lantaran dinamika politik nasional masih memungkinkan perubahan jadwal pelaksanaan pilkada serentak.

“Perjalanan menuju Pilkada masih sangat jauh, bahkan ada sinyal kemungkinan jadwalnya mundur sampai tahun 2031. Oleh karena itu, fokus utama kami sekarang adalah menaikkan perolehan kursi dulu,” ujarnya.

Menurut Arik, tambahan kursi legislatif akan memperkuat posisi tawar Partai Golkar sekaligus menyiapkan lebih banyak kader potensial menghadapi kontestasi politik mendatang.

“Jika kursi kita di dewan bertambah, otomatis kita memiliki banyak stok kader potensial dari internal Partai Golkar yang siap mengabdi,” pungkasnya.