Inti Berita:
• Harga sapi di Trenggalek naik jadi sekitar Rp25 juta per ekor
• Kenaikan dipicu penurunan populasi ternak
Stok sapi dan kambing tetap aman
• Penjualan kambing mulai meningkat jelang Idul Adha
• Permintaan diprediksi naik signifikan mulai Mei 2026
SUARA TRENGGALEK – Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga hewan ternak di Kabupaten Trenggalek mulai mengalami perubahan.
Harga sapi tercatat mengalami kenaikan, sementara penjualan kambing mulai menunjukkan peningkatan meski stok masih melimpah.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan-Kesmavet) Dinas Peternakan Trenggalek, Ririn Hari Setiani, mengatakan harga kambing saat ini mulai naik dibandingkan sebelumnya.
“Kalau kambing ada kenaikan sedikit dari kondisi sebelumnya yang sempat turun. Tapi stoknya memang masih banyak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melimpahnya stok kambing terlihat dari hasil kegiatan vaksinasi di lapangan. Meski demikian, aktivitas jual beli di pasar mulai meningkat, terutama karena adanya permintaan dari luar daerah.
“Penjualan sudah mulai ada peningkatan. Penjual yang kirim ke luar kota sudah mulai mengumpulkan stok sesuai permintaan, misalnya 300 sampai 500 ekor,” jelasnya.
Sementara itu, harga sapi tahun ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh penurunan populasi ternak di tingkat peternak.
“Untuk sapi memang lebih mahal dari tahun kemarin, karena populasinya menurun. Banyak peternak yang mengurangi jumlah ternaknya,” katanya.
Ririn menyebutkan, peternak yang sebelumnya memelihara lima ekor sapi kini rata-rata hanya memelihara tiga ekor, bahkan ada yang berhenti beternak.
Meski demikian, ketersediaan sapi di Trenggalek dipastikan masih aman. Daerah ini juga tetap menjadi pemasok hewan ternak ke sejumlah kota besar seperti Jakarta dan Tangerang.
Sementara distribusi kambing menjangkau Surabaya, Malang, hingga Jakarta.
Dari sisi harga, sapi saat ini berada di kisaran Rp25 juta per ekor dengan estimasi bobot karkas sekitar 120 kilogram. Angka tersebut naik dari tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp23 juta.
“Untuk harga sapi sekarang sekitar Rp25 juta per ekor, sebelumnya sekitar Rp23 juta,” ujarnya.
Peningkatan permintaan hewan kurban diperkirakan akan semakin terasa mulai Mei 2026. Hal ini ditandai dengan meningkatnya permintaan surat keterangan kesehatan hewan untuk pengiriman ke luar daerah.
“Diperkirakan bulan Mei sudah mulai naik, karena dari luar kota sudah banyak yang datang membeli,” pungkasnya.











