PERISTIWA

BGN Tutup Sementara Portal Pendaftaran Mitra MBG, Fokus Validasi Data Nasional

×

BGN Tutup Sementara Portal Pendaftaran Mitra MBG, Fokus Validasi Data Nasional

Sebarkan artikel ini
Bgn mbg
Istimewa
Inti Berita:
• BGN menutup sementara portal mitra Program MBG untuk fokus validasi data nasional.
• Verifikasi dilakukan berlapis untuk memastikan kesiapan lokasi dan fasilitas dapur MBG.
• Secara nasional terdapat 29.400 dapur MBG terverifikasi dan 27.900 sudah beroperasi.

SUARA TRENGGALEK – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, mengungkapkan pengajuan mitra baru Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sementara ditutup.

Kebijakan itu dilakukan karena BGN tengah memfokuskan proses validasi data nasional terhadap seluruh pengajuan yang telah masuk.

“Portal mitra sudah ditutup, dan sekarang BGN sedang melakukan validasi data. Pendataan dilakukan secara bottom-up melalui sistem mulai tingkat desa,” ujar Sony, Jumat (29/5/2026).

Menurutnya, proses verifikasi dilakukan secara berlapis guna memastikan kelayakan lokasi, kapasitas, hingga kesiapan fasilitas calon mitra sesuai standar operasional Program MBG.

Langkah tersebut juga bertujuan agar distribusi layanan gizi dapat merata dan tidak menumpuk di wilayah tertentu.

BGN sebelumnya telah menegaskan bahwa calon mitra tidak diperbolehkan membangun dapur MBG sebelum dinyatakan lolos verifikasi resmi. Pengajuan kemitraan pun wajib dilakukan secara daring melalui portal resmi BGN.

Sony menyebut tingginya antusiasme masyarakat membuat BGN perlu melakukan penataan data secara nasional.

Ribuan usulan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) disebut telah masuk dari berbagai daerah di Indonesia.

“Penutupan portal ini sifatnya sementara untuk mendukung akurasi data dan efektivitas pelaksanaan Program MBG di lapangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, masyarakat yang ingin menjadi mitra pembukaan dapur MBG nantinya tetap diwajibkan mendaftar melalui portal resmi mitra BGN.

Secara nasional, Sony mengungkapkan jumlah dapur MBG yang telah lolos verifikasi mencapai 29.400 lokasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 27.900 dapur telah mulai beroperasi.

“Saat ini yang terverifikasi secara nasional ada 29.400 dapur. Dan yang sudah operasional 27.900 dapur,” katanya.

Jumlah tersebut dinilai sudah mendekati target kebutuhan nasional sebanyak 30 ribu dapur MBG atau sekitar 80 persen dari total kebutuhan nasional.

Sementara sisanya masih menunggu validasi data riil, khususnya untuk wilayah terpencil.

Sony juga memastikan seluruh proses pendaftaran hingga administrasi dilakukan secara daring. Calon mitra hanya akan bertemu petugas lapangan saat survei lokasi dilakukan.

“Pendaftaran dilakukan secara daring, administrasi juga secara daring. Di lapangan itu hanya bertemu dengan petugas lapangan yang survei,” ujarnya.

Dalam proses pengajuan, calon mitra diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen administrasi seperti data pengurus yayasan, NPWP, hingga Nomor Induk Berusaha (NIB).

Setelah dinyatakan lolos verifikasi, calon mitra akan memperoleh nomor ID yayasan enam digit sebelum diperbolehkan mengajukan titik lokasi dapur MBG.

Sony menambahkan, sistem pendaftaran kini telah dilengkapi informasi kuota lokasi dapur. Jika lokasi yang diajukan sudah penuh, sistem otomatis memberikan tanda khusus.

“Di sistem itu sudah menginformasikan ketika titik lokasi dapur yang diajukan kuotanya sudah terisi. Sistem akan memberikan informasi dan ada tulisan blok merah,” tandasnya.

Tag:
Penulis: RUDI YUNI Editor: JAOHAR