Inti Berita:
• PJB Polres Trenggalek mengirim 11 atlet ke J.A.D Tiang Bendera International Judo Championship di Jakarta.
• Enam atlet berhasil meraih medali, terdiri dari 1 emas, 2 perak, dan 3 perunggu.
• Medali emas diraih Ararya Fayyadh Pranadya di kelas -50 kg kategori Youth.
SUARA TRENGGALEK – Perjuangan dan latihan keras para atlet Perkumpulan Judo Bhayangkara (PJB) Polres Trenggalek membuahkan hasil membanggakan.
Dari 11 atlet yang diterjunkan dalam ajang Judo Association Djakarta (J.A.D) Tiang Bendera International Judo Championship di Jakarta, enam judoka berhasil membawa pulang medali.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa atlet judo asal Trenggalek mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di level internasional.
Medali emas berhasil diraih Ararya Fayyadh Pranadya di kelas -50 kilogram kategori Youth.
Sementara dua medali perak disumbangkan oleh Alfath Fadillah Pranadya di kelas -66 kilogram Junior dan Alifa Al Laudza’ia di kelas +70 kilogram Junior.
Tak hanya itu, tiga medali perunggu juga berhasil diamankan oleh Farhan Satria Yudha Sanjaya, Marsya Naviza Dinira Putri, dan Denisafaros Nur Jabbar yang bertanding di kategori Cadet dan Junior.
Bersaing di Level Internasional
Keberhasilan para atlet tersebut mendapat apresiasi langsung dari Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki yang juga merupakan Pembina PJB Polres Trenggalek.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Trenggalek karena para judoka mampu bersaing dengan atlet-atlet dari berbagai daerah bahkan mancanegara.
“Suatu kebanggaan bagi kita semua, judoka asal Trenggalek mampu bersaing dengan atlet dari berbagai daerah termasuk mancanegara. Ini membuktikan bahwa judoka Trenggalek memiliki skill yang mumpuni dan saat ini tentunya keberadaan judoka Trenggalek lebih diperhitungkan lagi,” ujar AKBP Ridwan Maliki.
Kapolres juga memberikan penghargaan kepada seluruh atlet, pelatih, dan official yang telah bekerja keras selama persiapan hingga pelaksanaan turnamen.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi hadiah istimewa menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
“Kado istimewa sambut Hari Bhayangkara ke-80,” imbuhnya.
Hasil Kerja Keras dan Proses Panjang
Pelatih PJB Polres Trenggalek sekaligus Ketua PJSI Kabupaten Trenggalek, AKP Suyono menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari proses latihan panjang yang dijalani para atlet selama ini.
Ia menyebut keberhasilan para judoka membuktikan bahwa kerja keras dan disiplin latihan mampu menghasilkan prestasi membanggakan di level internasional.
“Hasil tidak akan mengkhianati proses. Dari latihan keras yang panjang, hari ini bisa kita saksikan bahwa para atlet judo Trenggalek bisa menunjukkan diri bahwa mereka mampu memberikan yang terbaik dan membawa nama Trenggalek di kancah internasional,” katanya.
Meski berhasil meraih enam medali, AKP Suyono mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri. Pasalnya, masih ada sejumlah kejuaraan penting yang akan dihadapi dalam waktu dekat.
Salah satunya adalah Kejuaraan Nasional Judo Kasad Cup yang membutuhkan persiapan matang.
“Setelah ini masih ada beberapa kejuaraan lagi yang perlu kita persiapkan. Salah satunya Kejurnas Judo Kasad Cup. Jadi tak ada waktu istirahat, langsung kita gas latihan rutin,” tegasnya.











