OLAHRAGA

Atlet Asal Trenggalek Lolos Final Indonesia Cup 2026 Cabang eFootball Mobile

×

Atlet Asal Trenggalek Lolos Final Indonesia Cup 2026 Cabang eFootball Mobile

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Atlet EFootball Asal Trenggalek masuk final Indonesia cup 2026
Inti Berita:
• Atlet Trenggalek lolos final Indonesia Cup 2026 eFootball Mobile
• Dari 5.700 peserta, hanya 256 yang lolos ke final
• Sempat turun peringkat, Bima bangkit dan finis di posisi 118
• Final digelar 9-10 Mei 2026 di Tangerang
Target: masuk 3 besar dan jadi juara

SUARA TRENGGALEK – Atlet muda asal Kabupaten Trenggalek, Yanuar Bima Nugraha Hadi, berhasil menorehkan prestasi dengan lolos ke babak final offline Indonesia Cup 2026 cabang eFootball Mobile.

Pemuda kelahiran 14 Januari 2002 yang berasal dari Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari ini menjadi salah satu wakil daerah yang siap bersaing di tingkat nasional.

Turnamen yang diselenggarakan oleh Indonesian Football e-League tersebut merupakan salah satu kompetisi terbesar bagi komunitas eFootball di Indonesia, dengan mempertandingkan nomor eFootball Mobile dan eFootball Console.

Kompetisi ini diikuti lebih dari 5.700 peserta dari seluruh Indonesia sejak babak kualifikasi online.

Dari jumlah tersebut, hanya 256 peserta Mobile dan 32 peserta Console yang lolos ke babak final offline. Bima berhasil mengamankan tiket final setelah finis di peringkat 118 kategori Mobile.

Babak kualifikasi berlangsung selama empat hari, 23–26 April 2026. Bima mengaku perjalanannya tidak mudah, bahkan sempat mengalami penurunan peringkat drastis.

“Di hari pertama saya sempat di posisi 40, lalu turun ke 75. Tantangan terberat di hari ketiga ketika saya turun ke posisi 427 karena gangguan jaringan akibat hujan deras,” ujarnya.

Meski demikian, ia mampu bangkit pada hari terakhir dengan bermain lebih fokus hingga akhirnya mengunci posisi aman.

“Jam 22.00 saya masih di peringkat 93, dan saat deadline pukul 23.00 berhasil finis di posisi 118. Sangat bersyukur bisa masuk 256 besar,” katanya.

Berkat hasil tersebut, Bima akan tampil di babak final offline yang digelar di Summarecon Mall Serpong pada 9–10 Mei 2026.

Meski panitia menyediakan akomodasi hotel, Bima mengaku masih menghadapi tantangan terkait jarak perjalanan dari Trenggalek menuju Tangerang.

“Kendala terbesar adalah jarak, jadi harus menyiapkan transportasi, biaya, dan waktu perjalanan,” jelasnya.

Menghadapi babak final, Bima memasang target tinggi untuk bisa meraih hasil terbaik.

“Target saya ingin masuk tiga besar dan menjadi juara,” tegasnya.

Ia juga menegaskan keikutsertaannya bukan hanya untuk mencari pengalaman, tetapi sebagai ajang pembuktian diri bahwa atlet daerah mampu bersaing di level nasional.

“Saya ingin membuktikan bahwa dengan kerja keras, anak daerah juga bisa bersaing bahkan menjadi yang terbaik,” ungkapnya.

Bima berharap ajang Indonesia Cup dapat terus digelar secara rutin sebagai wadah bagi lahirnya atlet eFootball potensial dari berbagai daerah, termasuk Trenggalek.