WISATA

Video Keluhan Wisatawan Saat Camping di Pantai Mutiara Trenggalek Viral Tuai Perdebatan

×

Video Keluhan Wisatawan Saat Camping di Pantai Mutiara Trenggalek Viral Tuai Perdebatan

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Tangkapan layar seorang pria dengan akun tiktok @imam_bukanimam yang viral mengeluh saat camping di lokasi wisata di Trenggalek.
Inti Berita:
• Video keluhan wisatawan yang diminta membongkar tenda saat berkemah di Pantai Mutiara Trenggalek menjadi perbincangan di media sosial.
• Peristiwa tersebut memunculkan beragam tanggapan dari warganet terkait aturan berkemah dan komunikasi antara pengunjung dengan pengelola.
• Sementara itu, Dinas Pariwisata Trenggalek menyatakan pengelolaan Pantai Mutiara berada di bawah Pokdarwis dan Gapoktanhut yang memiliki tata tertib sendiri.

SUARA TRENGGALEK – Sebuah video unggahan wisatawan yang mengeluhkan diminta membongkar tenda saat berkemah di Pantai Mutiara, Kabupaten Trenggalek, viral di media sosial TikTok.

Unggahan tersebut memicu beragam tanggapan dari warganet, mulai dari yang membela wisatawan hingga mendukung langkah pengelola pantai.

Video yang diunggah akun TikTok @iman_bukanimam memperlihatkan keluhan karena diminta membereskan tenda sekitar pukul 08.15 WIB, saat kawasan pantai mulai ramai pengunjung.

“Ini tuh masih jam 08.00 pagi waktu Trenggalek. Ini aku lagi camping di Pantai Mutiara. Terus ini sekarang aku harus sudah bersih-bersih, sudah beres-beresin tenda,” ujar pemilik akun dalam video yang diunggah, dikutip Sabtu (25/7/2026).

Pemilik akun mengaku menggunakan tenda pribadi dan menyebut tidak memperoleh informasi sebelumnya mengenai batas waktu berkemah.

“Loh kalau misalnya waktu ngecamping itu batasnya cuma sampai jam 08.00 pagi, kayak gitu,” ujarnya.

Ia mengaku tidak mempermasalahkan aturan tersebut apabila sejak awal telah disampaikan oleh pengelola.

Menurutnya, aktivitas berkemah identik dengan menikmati suasana malam sehingga waktu istirahat pada pagi hari menjadi lebih singkat.

“Ini ya enggak apa-apa, ya udahlah maksudnya cukup tahu aja. Ini hari Minggu dan kondisi Pantai Mutiara tuh kayak gini kalau Minggu. Apakah aku akan datang lagi? Tidak. Cukup sekali, terima kasih,” katanya.

Warganet Beri Tanggapan Beragam

Video berdurasi 53 detik itu menuai komentar pro dan kontra dari warganet.

Sebagian pengguna media sosial menilai pembatasan waktu membongkar tenda merupakan hal yang wajar mengingat area Pantai Mutiara memiliki bentang bibir pantai yang tidak terlalu luas, terlebih saat akhir pekan jumlah pengunjung meningkat.

“Jam 8 dah wajar, rata-rata di pantai lain jam 7 sudah diingatkan untuk kemas-kemas. Lokasi pantainya kan sempit, kalau tidak ada batas memasang tenda pasti bakal penuh tenda.
Kasian juga pengunjung yang lain tidak kebagian tempat,” tulis akun @Keendy.

Sementara itu, warganet lain menilai persoalan tersebut terjadi karena kurangnya komunikasi antara pengunjung dan pengelola.

“Pointnya adalah dua-duanya salah. Di sini masnya tidak tanya mengenai batas waktu ngecamp dan pihak pengelola pantai juga tidak memberitahu batas waktu ngecamp. Udah itu aja, sekian terima kasih,” tulis akun @HollowKingpin.

Ada pula warganet yang memberikan alternatif lokasi berkemah di pantai lain di Trenggalek.

Dinas Pariwisata Trenggalek Minta Konfirmasi ke Pengelola

Dikonfirmasi terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Trenggalek, Toni Widianto, mengatakan pihaknya belum dapat memberikan penjelasan terkait peristiwa tersebut.

Menurut Toni, pengelolaan Pantai Mutiara dilakukan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) bersama Gabungan Kelompok Tani Hutan (Gapoktanhut), sehingga tata tertib pengunjung berada di bawah kewenangan pengelola.

“Ngapunten mas, untuk Pantai Mutiara dikelola Pokdarwis dan Gapoktanhut. Mereka punya tata tertib sendiri,” ujar Toni.

Ia menyarankan agar konfirmasi mengenai kronologi kejadian maupun aturan berkemah dilakukan langsung kepada pihak pengelola Pantai Mutiara.