Inti Berita:
• Trenggalek punya banyak jalur pendakian, dari ringan hingga menengah.
• Gunung Sengunglung cocok untuk pendaki berpengalaman dasar.
• Jalur Wilis via Botoputih ramah pemula dan masih baru.
• Puncak Jaas dan Bukit Banyon cocok untuk pendakian santai.
• Bukit Banyon terkenal dengan view “negeri di atas awan”.
• Tetap utamakan keselamatan dan jaga alam saat mendaki.
SUARA TRENGGALEK – Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, menawarkan beragam destinasi pendakian dengan karakter yang berbeda, mulai dari jalur ringan untuk pemula hingga rute menengah dengan tantangan alam yang lebih kompleks.
Selain panorama alam yang masih asri, jalur pendakian di Trenggalek juga didukung keterlibatan komunitas lokal yang ikut membuka dan merawat akses menuju puncak.
Berikut sejumlah rekomendasi lokasi pendakian di Trenggalek:
- Gunung Sengunglung
Gunung Sengunglung yang berada di Desa Sumberbening, Kecamatan Dongko, menjadi salah satu destinasi favorit bagi pendaki dengan pengalaman dasar. Dengan ketinggian sekitar 1.250 mdpl, jalur ini memiliki panjang sekitar 4,5 kilometer dengan waktu tempuh rata-rata tiga jam.
Pendaki dapat memilih jalur via Dongko yang menawarkan pengalaman hutan lebat dan tanjakan cukup menantang, atau jalur via Pule yang lebih terbuka. Di jalur ini juga terdapat Curug Petuk yang kerap dimanfaatkan sebagai titik istirahat.
- Gunung Wilis via Botoputih
Jalur pendakian Gunung Wilis melalui Desa Botoputih, Kecamatan Bendungan, tergolong baru dan mulai dikenal sejak 2025. Jalur ini memiliki panjang sekitar 7,8 kilometer dengan estimasi waktu tempuh empat jam menuju Puncak Kayangan di ketinggian sekitar 1.520 mdpl.
Kontur jalur yang relatif landai menjadikannya ramah bagi pemula, meskipun tetap membutuhkan stamina yang cukup. Jalur ini juga menjadi bagian dari upaya pengembangan ekonomi lokal berbasis wisata alam.
- Puncak Jaas
Bagi pendaki pemula atau yang ingin pendakian singkat, Puncak Jaas di Kelurahan Ngantru menjadi pilihan. Lokasinya hanya sekitar 1,5 kilometer dari pusat Kota Trenggalek dengan waktu tempuh pendakian sekitar 1–2 jam.
Meski tergolong ringan, jalur ini tetap menyuguhkan panorama menarik, terutama saat kabut menyelimuti puncak serta momen matahari terbit dan terbenam.
- Bukit Banyon
Bukit Banyon di Kecamatan Gandusari dikenal sebagai “negeri di atas awan” karena panorama kabut tebal di pagi hari. Akses menuju lokasi relatif mudah dengan perjalanan darat dilanjutkan hiking ringan sekitar satu jam.
Destinasi ini cocok bagi pemula atau wisatawan yang ingin menikmati suasana pegunungan tanpa pendakian berat.
Secara umum, pendakian di Trenggalek disarankan dilakukan dengan persiapan matang, termasuk membawa logistik, memperhatikan kondisi cuaca, serta mengikuti aturan setempat. Musim kemarau dinilai sebagai waktu terbaik karena jalur cenderung lebih aman dan kering.
Selain itu, pendaki juga diimbau menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan selama beraktivitas di alam terbuka.











