Inti Berita:
• Sejumlah website Pemkab Trenggalek mengalami gangguan siber yang diduga berupa penyusupan konten judi online.
• Website yang terdampak antara lain milik Komindag, Bagian Organisasi Setda, dan Dinas Sosial.
• Kominfo mematikan sementara server terdampak untuk mencegah gangguan meluas.
SUARA TRENGGALEK – Sejumlah website milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek mengalami gangguan siber yang diduga berupa penyusupan konten judi online.
Menyikapi hal tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Trenggalek langsung melakukan langkah mitigasi untuk mencegah gangguan meluas ke sistem lainnya.
Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Trenggalek, Mudiono mengatakan gangguan tersebut terdeteksi pada beberapa website perangkat daerah.
“Untuk saat ini memang website pemerintah daerah mengalami gangguan. Ada beberapa website yang terkena gangguan siber, yakni website Komindag, Bagian Organisasi Setda, dan Dinas Sosial,” ujar Mudiono, Jumat (19/6/2026).
Menurutnya, mitigasi Dinas Kominfo dengan segera mengambil langkah pengamanan dengan mematikan sementara server yang terdampak guna mencegah gangguan menjalar ke sistem lain yang terhubung.
“Dinas Kominfo sudah melakukan mitigasi, di antaranya mematikan sementara server agar gangguan ini tidak menjalar ke sistem lainnya,” katanya.
Kominfo Lakukan Pemantauan dan Perbaikan
Selain mematikan server sementara, Kominfo juga terus melakukan pemantauan dan perbaikan terhadap website yang terdampak agar dapat kembali beroperasi secara normal.
Mudiono menjelaskan, tim teknis saat ini masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara rinci penyebab dan dampak gangguan tersebut.
“Kami akan terus melakukan perbaikan dan pemantauan agar website yang mengalami gangguan ini bisa kembali dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.
Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan kapan proses pemulihan seluruh website tersebut akan selesai.
“Ini masih kami dalami. Tim teknis belum bisa memberikan jawaban pasti terkait waktu penyelesaiannya, tetapi yang jelas kami meresponsnya dengan sebaik-baiknya dan secepat-cepatnya,” tambahnya.
Layanan SPMB Tidak Terdampak
Di tengah gangguan yang terjadi, Mudiono memastikan layanan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dikelola Dinas Pendidikan tetap berjalan normal.
Menurutnya, sistem SPMB ditempatkan pada server tersendiri sehingga tidak terdampak oleh gangguan yang terjadi pada website perangkat daerah lainnya.
“Untuk penyelenggaraan SPMB ternyata tidak mengalami gangguan karena ditempatkan pada server tersendiri. Jadi untuk saat ini tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Tidak Ada Kebocoran Data
Terkait bentuk serangan yang terjadi, Mudiono menyebut gangguan tersebut berkaitan dengan konten judi online yang muncul pada website terdampak.
Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim teknis, tidak ditemukan indikasi pencurian maupun kebocoran data yang tersimpan di server pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, dari pendalaman yang dilakukan tim teknis, tidak ada gangguan terhadap data-data yang kami simpan di server,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ditemukan upaya pengambilan data dari lingkungan Pemkab Trenggalek.
“Tidak ada sama sekali upaya pengambilan data. Kami hanya mematikan server sebagai langkah mitigasi,” tegas Mudiono.











