PERISTIWA

Hadiri Peresmian 1.061 KDKMP, Bupati Trenggalek Sebut Program Prabowo Wujudkan Ekonomi Kerakyatan

×

Hadiri Peresmian 1.061 KDKMP, Bupati Trenggalek Sebut Program Prabowo Wujudkan Ekonomi Kerakyatan

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Bupati Trenggalek saat menghadiri peresmian Koperasi Desa Merah Putih.
Inti Berita:
• Bupati Trenggalek menghadiri peresmian operasional 1.061 KDKMP oleh Presiden Prabowo di Nganjuk.
• Prabowo menyebut program KDKMP bertujuan menggerakkan ekonomi rakyat berbasis Pasal 33 UUD 1945.
• KDKMP disiapkan menjadi pusat distribusi sembako, pupuk, logistik, hingga kredit murah bagi masyarakat.

SUARA TRENGGALEK Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menghadiri peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati Trenggalek berharap keberadaan KDKMP mampu berjalan sesuai visi Presiden Prabowo untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis semangat gotong royong sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945.

“Semoga seperti yang diharapkan oleh Pak Prabowo. Ini bisa mengamalkan Pasal 33, dimana ekonomi Indonesia dibangun atas azas kekeluargaan,” kata Mochamad Nur Arifin.

Menurut kepala daerah yang juga menjabat Wakil Ketua Umum APKASI tersebut, KDKMP diharapkan mampu menggerakkan potensi ekonomi desa dan kelurahan melalui kekuatan masyarakat sendiri.

“Jadi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini bagaimana memanfaatkan kemampuan yang dipunyai oleh bangsa kita untuk menggerakkan ekonomi di tingkat desa atau kelurahan,” imbuhnya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut program KDKMP sebagai langkah besar dan bersejarah bagi Indonesia.
Awalnya, pemerintah menargetkan sekitar 1.300 koperasi diresmikan. Namun angka 1.061 dipilih karena dianggap memiliki makna khusus bagi Presiden.

Prabowo mengungkapkan, saat ini sudah ada sekitar 9.000 bangunan KDKMP yang selesai dibangun. Pemerintah menargetkan sebanyak 30 ribu KDKMP bisa resmi beroperasi pada Agustus 2026 mendatang.

Selain menjadi pusat distribusi sembako dan kebutuhan pokok, KDKMP juga akan menyediakan layanan kredit murah bagi masyarakat.

Presiden menyebut pemerintah telah menurunkan bunga kredit PNM yang sebelumnya mencapai 24 persen menjadi hanya 8 persen.

“Ini program bersejarah, sejarah bagi bangsa kita. Kalau kita cari negara yang meresmikan operasionalisasi seribu lebih koperasi itu tidak ada. Apalagi secara fisik gedungnya ada, gudangnya ada, sistemnya ada, perangkatnya ada, petugasnya ada, unsur logistiknya ada. Ada truck, pick up dan kendaraan roda tiga,” ujar Prabowo.

Presiden juga berharap KDKMP dapat mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyerap hasil produksi masyarakat sekaligus memangkas rantai distribusi barang.

Ke depan, KDKMP dirancang menjadi pusat layanan ekonomi desa yang menyediakan sembako bersubsidi, distribusi pupuk, layanan logistik bersama PT Pos Indonesia, hingga penjualan obat murah.

Dalam pidatonya, Prabowo turut menyinggung keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan lebih cepat dari target semula.

Menurutnya, ketahanan pangan menjadi aspek paling penting dalam menjaga keberlangsungan sebuah negara di tengah ancaman krisis global.

“Pangan adalah masalah hidup dan mati suatu bangsa. Saya tidak akan memandang pangan sebagai komoditas karena pangan adalah survival suatu bangsa,” tegas Presiden.

Di akhir sambutannya, Prabowo juga menyinggung kekuatan aset nasional yang kini dimiliki Indonesia. Ia menyebut Indonesia berada di posisi lima besar dunia dengan nilai aset yang dikelola Danantara mencapai 1.000 triliun dolar AS.