PENDIDIKAN

SMAN 1 Trenggalek Gunakan Besek Bambu untuk Pembagian Daging Kurban, Komitmen Kurangi Sampah Plastik

×

SMAN 1 Trenggalek Gunakan Besek Bambu untuk Pembagian Daging Kurban, Komitmen Kurangi Sampah Plastik

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Guru bersama Siswa SMAN 1 Trenggalek saat melakukan pembagian daging kurban menggunakan wadah besek.
Inti Berita:
• SMAN 1 Trenggalek kembali memakai besek bambu untuk pembagian daging kurban.
• Sebanyak 350 besek disiapkan untuk masyarakat dan mustahik.
• Penggunaan besek dinilai lebih ramah lingkungan dan menjaga kesegaran daging.

SUARA TRENGGALEK Tradisi ramah lingkungan terus dipertahankan SMAN 1 Trenggalek dalam perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.

Tahun ini, panitia kurban kembali menggunakan besek bambu sebagai wadah pembagian daging kurban untuk menggantikan kantong plastik.

Panitia kurban SMAN 1 Trenggalek, Muhajirin mengatakan, penggunaan besek bambu sudah menjadi tradisi tahunan yang rutin dilakukan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Betul, kami pakai besek untuk pembagian. Ini memang tradisi setiap tahun saat Idul Adha sebagai bentuk kepedulian warga sekolah terhadap lingkungan,” ujarnya.

Pada pelaksanaan kurban tahun ini, panitia menyiapkan sekitar 350 besek bambu untuk mendistribusikan daging kurban kepada masyarakat dan para mustahik di sekitar sekolah.

Menurut Muhajirin, selain mampu mengurangi sampah plastik, besek bambu juga dinilai lebih baik dalam menjaga kualitas serta kesegaran daging kurban.

“Selain mengurangi plastik, besek juga lebih baik untuk menjaga kesegaran daging,” jelasnya.

Pengadaan besek tersebut dilakukan dengan melibatkan pengrajin lokal di Kabupaten Trenggalek. Langkah itu sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kerajinan bambu di daerah.

Meski biaya pengadaan besek lebih mahal dibanding kantong plastik, pihak sekolah tetap berkomitmen mempertahankan penggunaan wadah ramah lingkungan tersebut.

“Memang harga besek lebih mahal dari plastik, tapi ini bagian dari komitmen kami,” imbuhnya.

Dalam pelaksanaan Idul Adha tahun ini, SMAN 1 Trenggalek menyembelih satu ekor sapi kurban. Daging kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar sekolah dan warga yang berhak menerima.

Untuk menghindari kerumunan, panitia menerapkan sistem distribusi langsung ke rumah-rumah warga.

“Pembagian kami antar langsung ke rumah. Untuk mustahik juga kami minta tetap di rumah agar tidak terjadi kerumunan,” tegas Muhajirin.

Melalui konsistensi penggunaan besek bambu, SMAN 1 Trenggalek berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, seiring dengan tradisi berbagi saat Idul Adha.