PERISTIWA

Pohon Penyimpan Air Jadi Solusi Lahan Gersang, Ini Jenis dan Manfaatnya

×

Pohon Penyimpan Air Jadi Solusi Lahan Gersang, Ini Jenis dan Manfaatnya

Sebarkan artikel ini
Pohon
Istimewa.
Inti Berita:
• Pohon penyimpan air efektif untuk penghijauan lahan gersang.
• Punya adaptasi khusus: batang menyimpan air, akar dalam, tajuk lebar.
• Baobab bisa simpan air hingga 100.000 liter.
• Trembesi, sukun, jati putih, dan akasia cocok di Indonesia.
• Manfaat: cegah erosi, simpan air, tingkatkan kesuburan tanah.
• Perlu teknik tanam tepat agar hasil maksimal.

SUARA TRENGGALEKPohon yang mampu menyimpan air menjadi solusi alami untuk penghijauan di lahan gersang.

Selain mampu bertahan dalam kondisi kekeringan, jenis pohon ini juga berperan penting dalam konservasi air, mencegah erosi, serta meningkatkan kesuburan tanah.

Secara umum, pohon penyimpan air memiliki adaptasi khusus, seperti batang berdaging (sukulen), akar yang menjangkau sumber air dalam, hingga tajuk lebar yang mampu mengurangi penguapan dan meningkatkan penyerapan air hujan ke tanah.

Berikut sejumlah jenis pohon yang dinilai efektif untuk lahan kering:

1. Baobab (Adansonia digitata)
Baobab dikenal sebagai “pohon kehidupan” karena mampu menyimpan hingga 100.000 liter air di dalam batangnya. Air tersebut digunakan untuk bertahan selama musim kemarau panjang.

Penelitian menunjukkan air dalam batang membantu pohon tetap tumbuh di musim kering, sekaligus menjaga kelembapan tanah di sekitarnya. Selain itu, buah baobab juga kaya vitamin dan memiliki nilai ekonomi.

2. Trembesi (Samanea saman)
Trembesi memiliki tajuk sangat lebar dan akar kuat yang mampu meningkatkan penyerapan air ke dalam tanah. Pohon ini sering digunakan untuk rehabilitasi lahan kritis karena mampu mengurangi erosi dan limpasan air.

3. Sukun (Artocarpus altilis)
Selain menghasilkan buah sebagai sumber pangan, sukun juga berperan dalam menjaga cadangan air tanah. Pada usia tertentu, pohon ini bahkan dapat membantu munculnya sumber mata air baru.

4. Jati Putih (Gmelina arborea)
Jati putih dikenal sebagai tanaman cepat tumbuh yang mampu menyerap air dalam jumlah besar. Pohon ini cocok untuk penghijauan lahan kritis sekaligus memiliki nilai ekonomi dari kayunya.

5. Akasia (Acacia spp.)
Akasia merupakan tanaman tahan kekeringan yang mampu tumbuh di tanah miskin nutrisi. Selain itu, tanaman ini juga membantu memperbaiki kualitas tanah dan mencegah erosi.

Untuk hasil optimal, penanaman pohon di lahan gersang perlu memperhatikan beberapa hal, seperti penggunaan kompos, penyiraman intensif pada awal pertumbuhan, serta pengaturan jarak tanam agar tidak terjadi persaingan air.

Pohon-pohon ini tidak hanya berfungsi sebagai penghijauan, tetapi juga berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan ketahanan terhadap perubahan iklim.