Inti Berita:
• Polri ikut terlibat dalam TMMD ke-128 di Trenggalek
• Setiap hari 20–30 personel dikerahkan bantu kegiatan
• Fokus TMMD: infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik
• Program ini hasil kolaborasi TNI, Polri, dan pemerintah daerah
SUARA TRENGGALEK – Jajaran Kepolisian turut ambil bagian dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digelar di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.
Sejumlah personel Polri diterjunkan untuk mendukung dan menyukseskan kegiatan lintas sektoral tersebut. Setiap harinya, puluhan anggota dikerahkan secara bergiliran.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki melalui Kasihumas AKP Katik mengatakan, keterlibatan Polri merupakan bentuk nyata sinergitas dengan TNI dalam percepatan pembangunan daerah.
“Setiap hari kita terjunkan sedikitnya 20-30 anggota baik dari Polres maupun Polsek jajaran secara bergiliran,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Ia menjelaskan, TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang diprakarsai TNI untuk mendorong pemberdayaan masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di daerah.
Program ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan aksesibilitas antarwilayah dan pelayanan publik.
“Ujung dari kegiatan TMMD adalah kesejahteraan masyarakat dan peningkatan ekonomi. Hal ini sangat membantu masyarakat yang tentunya wajib kita dukung penuh dan apresiasi,” tegasnya.
Sebagai informasi, TMMD ke-128 Tahun Anggaran 2026 secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara pada 22 April 2026. Pembukaan digelar melalui upacara di Lapangan Lembah Kepuh, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Korem 081/Dirotsaha Jaya, para Dandim wilayah sekitar, serta berbagai pemangku kepentingan dan elemen masyarakat.











