PERISTIWA

Kurangi Kemacetan dan Kecelakaan, Polres Trenggalek Bagikan Rambu Stop Portabel

×

Kurangi Kemacetan dan Kecelakaan, Polres Trenggalek Bagikan Rambu Stop Portabel

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Petugas Polres Trenggalek saat membagikan rambu stop portabel.
Inti Berita:
• Satlantas Polres Trenggalek bagikan rambu stop portabel ke Supeltas dan satpam.
• Total ada sekitar 30 unit yang disalurkan.
• Bantuan ini sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka di jalan.
• Rambu lama banyak yang sudah usang dan tidak terlihat jelas.
• Alat ini bantu pengaturan lalu lintas lebih efektif dan aman.
• Diharapkan bisa kurangi kemacetan dan angka kecelakaan.

SUARA TRENGGALEK – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Trenggalek terus menggencarkan edukasi keselamatan berlalu lintas dengan menyasar kelompok masyarakat yang beraktivitas di jalan raya, seperti satpam dan sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas).

Tak hanya memberikan sosialisasi, jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas) juga menyalurkan bantuan berupa rambu stop portabel sebagai alat penunjang tugas di lapangan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (14/4/2026).

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki melalui Kasatlantas AKP Sony Suhartanto mengatakan, pemberian rambu tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi Supeltas dan satpam sekolah dalam membantu pengaturan lalu lintas.

“Ini adalah bentuk apresiasi kami kepada para Supeltas dan Satpam sekolah yang telah banyak membantu tugas-tugas kepolisian,” ujarnya.

AKP Sony menjelaskan, rambu stop portabel sangat bermanfaat untuk membantu pengaturan lalu lintas, terutama saat menyeberangkan masyarakat di titik-titik rawan.

Menurutnya, sebagian Supeltas dan satpam sebenarnya sudah memiliki rambu stop. Namun, kondisi beberapa di antaranya sudah tidak layak pakai karena usang dan cat yang mengelupas sehingga kurang terlihat oleh pengguna jalan.

Sebagai solusi, Satlantas Polres Trenggalek menyalurkan sekitar 30 unit rambu stop portabel yang diperuntukkan bagi Supeltas, termasuk Supeltastwit (tuna rungu wicara) binaan, serta satpam sekolah.

“Dalam menjalankan tugasnya sehari-hari, Satpam sekolah setiap pagi turut membantu polisi menyeberangkan murid-murid. Jadi rambu portabel ini tentu sangat membantu,” imbuhnya.

Ia menambahkan, meski terlihat sederhana, alat tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan visibilitas pengatur lalu lintas, terutama di jalan yang padat. Pengguna jalan pun lebih mudah memahami instruksi selain melalui peluit.

“Harapan kita, alat bantu ini dapat menjadi perangkat penunjang utama saat mengatur lalu lintas dan menyeberangkan masyarakat sehingga arus lalu lintas semakin lancar dan bisa mengurangi angka kecelakaan,” pungkasnya.