Inti Berita:
• Pemkab Trenggalek resmi melepas 126 atlet dan official dari 16 cabang olahraga (cabor) di Pendopo Manggala Praja Nugraha untuk berlaga di Popda XV dan Peparpeda III Jawa Timur.
• Pertandingan akan digelar secara fleksibel di Surabaya dan Ngawi mulai akhir Oktober hingga November 2026, dengan target melampaui capaian 4 medali emas yang diraih pada ajang tahun sebelumnya.
SUARA TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek memberangkatkan 126 atlet untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke-15 dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) ke-3.
Kontingen Trenggalek akan berlaga dalam 16 cabang olahraga (cabor) dengan target meningkatkan perolehan prestasi dibandingkan tahun sebelumnya.
Pemberangkatan atlet tersebut berlangsung di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kabupaten Trenggalek.
Pelaksanaan Popda dan Peparpeda dijadwalkan berlangsung pada awal November 2026, dengan lokasi pertandingan di Surabaya dan Ngawi.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono mengatakan kontingen tahun ini diharapkan mampu meraih hasil lebih baik dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
“Kalau melihat tahun kemarin medali emasnya Trenggalek dapat 4. Diharapkan di tahun ini ada peningkatan,” ujarnya,” Senin (26/10/2026).
Menurut Triadi, tahun ini kontingen Trenggalek mengikuti 16 cabang olahraga. Ia berharap sejumlah cabang yang menjadi andalan daerah, termasuk pencak silat, dapat menyumbangkan prestasi.
Terkait apresiasi berupa reward bagi atlet yang meraih prestasi, Triadi menjelaskan pemberian penghargaan akan disesuaikan dengan anggaran yang telah dialokasikan dalam APBD.
Ia juga membuka kemungkinan adanya tambahan penghargaan sesuai kebijakan dan kemampuan anggaran daerah.
“Kalau reward sesuai dengan apa yang sudah teranggarkan di APBD, tentunya itu nanti secara berjenjang dan tidak menutup kemungkinan ada reward yang lain, mungkin ada tambahan dan sebagainya,” jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Trenggalek, Arief Setiawan menyebut total atlet yang diberangkatkan untuk mengikuti Popda dan Peparpeda mencapai 126 orang.
Dari 16 cabang olahraga yang diikuti, terdapat lima cabang yang keberangkatannya dilakukan secara mandiri. Kontingen juga melibatkan atlet yang mengikuti Peparpeda.
Arief menjelaskan, pertandingan di Surabaya dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober hingga 5 November 2026.
Selanjutnya, pertandingan di Ngawi direncanakan berlangsung pada 5–11 November 2026.
Namun, jadwal tersebut masih berpotensi berubah mengikuti penyesuaian dari pemerintah provinsi, termasuk terkait lokasi pertandingan.
“Untuk target prestasi kami berharap adik-adik atlet maupun para pelatih dan official itu kita lebih baik dari Popda yang tahun sebelumnya dan Peparpeda tahun sebelumnya,” kata Arief.
Ia berpesan agar para atlet menjaga kondisi fisik dan disiplin selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi bagian penting untuk mendukung pencapaian prestasi.
“Tetap semangat jaga kondisi karena prestasi tidak akan terjadi ketika kondisi badan dan disiplin itu tidak bisa kita jaga,” pesannya.
Arief menambahkan, tahun ini Dispora Trenggalek juga menyiapkan anggaran pembinaan sekitar Rp 93 juta.
“Anggaran tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk mendukung atlet yang berhasil meraih prestasi” pungkasnya.











