Inti Berita:
• KORMI Trenggalek terus mematangkan persiapan menuju Forprov Jatim III 2026.
• KORMI mengandalkan sejumlah cabor seperti panahan, gobak sodor, dan airsoft untuk membidik hasil terbaik.
SUARA TRENGGALEK – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Trenggalek terus mematangkan persiapan menghadapi Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) III Jawa Timur 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Jember.
Sejumlah cabang olahraga (cabor) di bawah KORMI Trenggalek mulai melakukan berbagai kegiatan sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang olahraga rekreasi tingkat provinsi tersebut.
Ketua KORMI Kabupaten Trenggalek, H Edi Anto, mengatakan setiap cabang olahraga telah melakukan persiapan masing-masing, mulai dari senam hingga panahan.
“Kami sudah menyiapkan masing-masing cabang olahraga. Masing-masing juga sudah melaksanakan suatu kegiatan. Kemarin ada festival olahraga yang dilakukan di pelataran Pasar Pon,” terang H Edi Anto di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Selasa (1/9/2026).
Selain festival olahraga, KORMI Trenggalek juga menggelar kegiatan di cabang olahraga lain. Salah satunya festival panahan yang dilaksanakan di lingkungan Muhammadiyah.
Namun, hingga kini petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan Forprov Jatim III masih belum diterima secara lengkap.
Edi menyebut sebelumnya telah dilakukan rapat persiapan di Jember. Namun, dirinya tidak dapat mengikuti rapat tersebut karena berhalangan hadir.
“Juknisnya belum. Kemarin itu sebenarnya ada rapat di Jember, lalu saya izin. Nanti kalau sudah ada, akan diketahui apa saja yang perlu diperhatikan,” ujarnya.
Edi menerangkan, Forprov digelar secara berkala dua tahun sekali. Pada penyelenggaraan sebelumnya, KORMI Trenggalek mengirimkan kontingen untuk mengikuti sekitar enam cabang olahraga.
Meski belum mampu meraih hasil maksimal, Trenggalek sempat membawa pulang medali perak dari cabang panahan kelompok usia di bawah 24 tahun (U-24).
“Kemarin Trenggalek mengirimkan ada enam cabang olahraga, kalau tidak salah. Akan tetapi, belum bisa meraih yang paling tinggi. Cuma panahan U-24 mendapatkan perak,” jelasnya.
Untuk Forprov 2026, Edi menyebut persaingan di sejumlah cabang olahraga semakin merata. KORMI Trenggalek pun menyiapkan beberapa cabang yang dinilai berpeluang menyumbangkan medali.
“Kalau Trenggalek, cabang unggulan sebetulnya merata sekarang, banyak,” akuinya.
Ia menyebut panahan, gobak sodor, dan airsoft sebagai beberapa cabang yang diharapkan mampu memberikan hasil terbaik bagi Trenggalek.
“Harapan kita untuk tahun 2026 ini cabang olahraga yang pilihan, di antaranya panahan, ada gobak sodor, airsoft. Ini sudah kelihatannya mudah-mudahan nanti mendapatkan medali yang paling tinggi,” tegasnya.
Terkait dukungan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Edi mengaku persiapan menuju Forprov Jatim III mendapatkan dukungan melalui dana hibah.
Menurutnya, dana hibah tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan KORMI, termasuk pelaksanaan festival olahraga di Pasar Pon.
“Dari pemerintah ini kami mendapatkan dukungan dana hibah. Dana hibah Rp50 juta kita gunakan untuk merayakan Pasar Pon, sisanya untuk Forda di Jember,” jelasnya.
Forprov Jatim III 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25-29 September 2026 di Kabupaten Jember.
Sekitar 12 ribu atlet diperkirakan ambil bagian dalam ajang tersebut. Mereka akan berlaga dalam 34 induk olahraga (Inorga) dan memperebutkan medali untuk daerah masing-masing.
Sejumlah lokasi di Jember akan menjadi arena pertandingan, di antaranya Kampus Politeknik Negeri Jember (Polije) dan Universitas Jember (Unej), termasuk sejumlah lokasi di kawasan pedesaan yang menjadi tempat pertandingan berbagai Inorga.











