Inti Berita:
• Libur sekolah menjadi momentum positif bagi pariwisata Trenggalek.
• Pendapatan sektor wisata hingga akhir Juni 2026 sudah mencapai 38 persen dari target Rp10 miliar, lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.
• Pantai Pelang menjadi destinasi dengan pertumbuhan pengunjung tertinggi berkat penataan kawasan dan perbaikan akses jalan, sementara pemerintah optimistis tren positif ini berlanjut hingga akhir tahun.
SUARA TRENGGALEK – Musim libur sekolah membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Trenggalek.
Sejumlah destinasi wisata mengalami lonjakan kunjungan, bahkan beberapa di antaranya mencatat pertumbuhan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek menilai tren tersebut menjadi sinyal positif bagi pemulihan sektor pariwisata.
Meski proses rekapitulasi jumlah wisatawan masih berlangsung, capaian pendapatan dari sektor wisata telah menunjukkan peningkatan yang cukup menggembirakan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek, Tony Widianto, mengatakan pihaknya masih menghitung total kunjungan wisatawan selama masa libur sekolah.
Namun, berdasarkan evaluasi sementara, pertumbuhan sektor wisata tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau untuk jumlah kunjungan kami masih melakukan rekapitulasi sampai hari terakhir kemarin. Namun secara umum ada peningkatan yang cukup signifikan. Contoh yang kami evaluasi itu triwulan I, tahun lalu hanya 12 persen, sedangkan tahun ini sudah mencapai 22 persen,” ujarnya.
Pendapatan Wisata Melonjak
Peningkatan jumlah wisatawan turut berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata.
Hingga akhir Juni 2026, realisasi pendapatan wisata telah mencapai sekitar 38 persen dari target tahunan. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang baru menyentuh sekitar 23 persen.
Tony menilai, selain meningkatnya mobilitas wisatawan saat libur sekolah, faktor cuaca juga berpengaruh terhadap capaian tersebut.
“Sampai hari kemarin kami amati karena ada libur sekolah ini realisasi pendapatan kami sudah sampai 38 persen. Kalau dibandingkan tahun kemarin, di medio pertengahan Juni baru sekitar 23 persen. Jadi secara umum lebih baik daripada tahun kemarin. Salah satu faktor tahun lalu turun karena cuaca banyak hujan,” katanya.
Pantai Pelang Mengalami Pertumbuhan
Meski Pantai Mutiara dan Pantai Pasir Putih masih menjadi destinasi favorit wisatawan, Pantai Pelang justru mencatat lonjakan kunjungan paling tinggi.
Menurut Tony, jumlah wisatawan yang datang ke Pantai Pelang meningkat sekitar 50 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Tujuan favorit masih tetap Pantai Mutiara dan Pasir Putih. Tapi di satu sisi Pantai Pelang ada peningkatan sekitar 50 persen. Hal ini juga dampak dari kawasan wisata sekitar Pantai Pelang yang semakin tertata seperti Kili-Kili dan Pantai Kuyon yang menjadi pilihan alternatif. Sementara Pantai Prigi masih relatif standar, belum ada peningkatan yang signifikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, wisatawan kini tidak hanya berkunjung ke Pantai Pelang, tetapi juga mulai menjelajahi destinasi lain di kawasan yang sama sehingga menciptakan efek berganda bagi sektor pariwisata.
Infrastruktur Jadi Penunjang Kenaikan Wisatawan
Selain penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas infrastruktur dinilai turut berkontribusi terhadap naiknya jumlah kunjungan.
Salah satunya adalah perbaikan akses menuju Pantai Pelang yang sebelumnya sering licin saat musim hujan. Setelah dilakukan pengerasan jalan pada akhir tahun lalu, akses menuju lokasi menjadi lebih nyaman dilalui wisatawan.
“Akses jalan juga berpengaruh. Seperti di Pantai Pelang, dulu kalau hujan licin. Setelah ada pengerasan di akhir tahun kemarin sampai sekarang kondisinya cukup mendukung,” ungkap Tony.
Optimistis Target Rp10 Miliar Tercapai
Pada 2026, Disparbud Kabupaten Trenggalek menargetkan pendapatan sektor pariwisata sebesar Rp 10 miliar.
Dengan realisasi yang telah mencapai 38 persen pada pertengahan tahun, pemerintah daerah optimistis target tersebut dapat terpenuhi, terutama jika kondisi cuaca tetap bersahabat dan tren kunjungan wisatawan terus meningkat hingga akhir tahun.
“Total target pendapatan Rp10 miliar. Saat ini sudah terealisasi 38 persen. Mudah-mudahan dengan cuaca yang baik kami optimistis target tersebut bisa tercapai,” pungkasnya.











