Inti Berita:
• Sebanyak 446 jemaah haji asal Trenggalek telah kembali ke daerah dengan selamat pada Senin dini hari.
• Tiga jemaah dilaporkan wafat saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.
• Pemerintah berharap para haji yang telah pulang dapat menjaga kemabruran ibadah serta menjadi teladan bagi masyarakat.
SUARA TRENGGALEK – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kabupaten Trenggalek, saat rombongan jemaah haji tiba pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.
Sebanyak 446 jemaah haji kembali ke tanah air dalam kondisi sehat, sementara tiga jemaah dilaporkan meninggal dunia saat menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Trenggalek, Subkan Hamzah, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran proses pemulangan seluruh jemaah.
“Alhamdulillah, perjalanan berjalan lancar. Dari total jemaah kita sebanyak 450 orang termasuk petugas, ada tiga jemaah yang meninggal dunia. Sekali lagi, semua jemaah Trenggalek yang ada saat ini semuanya sudah pulang,” ujar Subkan saat ditemui di lokasi penjemputan.
Menurut Subkan, rombongan berangkat dari Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 19.45 WIB.
Berkurangnya jumlah jemaah yang kembali ke Trenggalek disebabkan karena tiga orang wafat selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
“Jemaah Trenggalek semuanya, artinya dari 450 orang bersama empat petugas, yang tidak pulang jelas karena meninggal dunia. Yang sehat semuanya pulang. Jadi, yang meninggal tiga orang, berarti sekarang yang tiba tinggal 446 orang,” jelasnya.
Proses Asuransi Masih Ditangani Pemerintah Pusat
Terkait hak-hak dan asuransi bagi jemaah yang meninggal dunia, Subkan menegaskan seluruh proses administrasi saat ini masih ditangani pemerintah pusat. Kemenhaj Trenggalek hanya menunggu arahan lebih lanjut.
“Semua masih berproses dan langsung ditangani oleh pusat. Jadi, kita di daerah tinggal menunggu,” katanya.
Ia juga berpesan agar para jemaah mampu menjaga kemabruran hajinya setelah kembali ke tengah masyarakat.
Selain itu, Subkan mengajak seluruh jemaah untuk terus mendoakan bangsa, negara, serta Kabupaten Trenggalek agar senantiasa menjadi daerah yang penuh keberkahan.
“Khususnya mendoakan kepada Kabupaten Trenggalek agar menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tuturnya.
Pemkab Berharap Jemaah Menjadi Teladan
Di lokasi yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Edy Soepriyanto, mengaku bersyukur seluruh proses pemulangan berlangsung aman dan lancar.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Trenggalek lega dapat menyambut kembali para tamu Allah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji.
Berdasarkan laporan yang diterima, perjalanan rombongan dari Surabaya menuju Trenggalek berlangsung tanpa kendala berarti.
Edy berharap para jemaah yang telah menunaikan ibadah haji mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
“Kepada para jemaah, kami berdoa mudah-mudahan menjadi haji yang mabrur dan mabruroh, serta dapat menjadi teladan bagi kami semua di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.











