Inti Berita:
• Warga Durenan, Sulaiman (55), ditemukan meninggal di ladang Desa Pakis
• Diduga jatuh dari pohon nangka saat mencari pakan ternak.
• Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan atau unsur pidana.
SUARA TRENGGALEK – Seorang warga Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, ditemukan meninggal dunia di sebuah ladang di Dusun Pucang, Desa Pakis, Minggu (21/6/2026) sore. Korban diduga terjatuh dari pohon nangka saat mencari pakan ternak.
Korban diketahui bernama Sulaiman (55), warga Dusun Lotekol, Desa Malasan, Kecamatan Durenan. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 16.30 WIB oleh pihak keluarga yang melakukan pencarian karena korban belum kembali sejak pagi.
Kapolsek Durenan AKP Muhammad Faiz Faisal mengatakan, korban sebelumnya berpamitan kepada keluarga sekitar pukul 07.00 WIB untuk pergi ke ladang miliknya di Desa Pakis guna mencari pakan ternak.
“Korban berangkat ke ladang untuk mencari pakan ternak. Hingga sore hari korban belum kembali ke rumah sehingga keluarga berinisiatif melakukan pencarian,” ujar Faiz.
Ditemukan Tergeletak di Bawah Pohon Nangka
Setibanya di lokasi yang biasa didatangi korban, keluarga menemukan Sulaiman dalam kondisi tergeletak di bawah pohon nangka yang diduga sebelumnya dipanjat korban.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Durenan. Petugas kepolisian bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Baruharjo langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Namun, ditemukan luka di bagian belakang kepala akibat benturan, darah keluar dari kedua telinga, serta sejumlah tanda yang mengarah pada cedera akibat jatuh dari ketinggian.
“Dari hasil pemeriksaan, korban diduga meninggal dunia akibat benturan di kepala setelah terjatuh dari pohon nangka,” jelas Faiz.
Polisi juga memastikan tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.











