Inti Berita:
• PPPK DPMD Trenggalek diduga meninggal karena serangan jantung
• Hasil pemeriksaan awal RSUD tidak temukan tanda kematian tidak wajar
• Korban punya riwayat penyakit menurut keluarga
• Keluarga menolak autopsi dalam
• Jenazah sudah dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan
SUARA TRENGGALEK – Informasi terbaru kasus meninggalnya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Trenggalek terungkap.
Pihak RSUD dr Soedomo Trenggalek menyebut, hasil pemeriksaan awal terhadap jenazah tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kematian tidak wajar. Korban, Dwi Teguh Santoso (44), diduga meninggal akibat serangan jantung.
Jenazah korban diterima rumah sakit sekitar pukul 10.15 WIB dari tim Public Safety Center (PSC), tak lama setelah ditemukan tergeletak di serambi Mushola Al Huda, Kelurahan Kelutan, Jumat (24/4/2026).
Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek menjelaskan, tim instalasi pemulasaran jenazah telah melakukan pemeriksaan luar sebagai langkah awal.
“Kami dari RSUD dr Soedomo Trenggalek dalam hal ini instalasi pemulasaran jenazah, sekitar pukul 10.15 menerima kiriman satu jenazah dari PSC, perkiraan umur sekitar 44 tahun,” ujarnya.
“Sudah kami lakukan otopsi luar, insyaallah tidak ada tanda-tanda meninggal tidak wajar, kemungkinan memang serangan jantung,” lanjutnya.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit dan sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya sebelum kejadian.
“Dari keterangan keluarga ada riwayat penyakit, dan merasa sakit,” paparnya.
Pihak rumah sakit bersama kepolisian juga telah memberikan penjelasan kepada keluarga terkait prosedur pemeriksaan lanjutan. Namun, keluarga menyatakan tidak menghendaki autopsi dalam.
“Kami bersama pihak polisi melakukan edukasi, keluarga tidak menghendaki otopsi dalam dan menerima dengan baik,” tegasnya.
Sebelumnya, korban ditemukan warga dalam kondisi kejang-kejang di serambi mushola usai berpamitan dari rekan kerjanya. Korban sempat mengikuti aktivitas pagi seperti olahraga dan kerja bakti di sekitar eks kantor DPMD.
Tak lama setelah ditemukan, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi sebelum dievakuasi ke rumah sakit. Saat ini, jenazah telah dipulangkan ke rumah duka di Kecamatan Dongko untuk dimakamkan.











