PERISTIWA

Meski Belum Membahas Kearifan Lokal, Seluruh Kades di Trenggalek Sepakat Dukung KDMP

×

Meski Belum Membahas Kearifan Lokal, Seluruh Kades di Trenggalek Sepakat Dukung KDMP

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Ketua DPC PKDI Trenggalek, Puryono.

SUARA TRENGGALEK – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Trenggalek terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Seluruh kepala desa di daerah tersebut menyatakan komitmen untuk menyukseskan program strategis nasional yang digagas pemerintah pusat.

Ketua DPC Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Trenggalek, Puryono mengatakan para kepala desa sepakat mendukung program tersebut karena merupakan prioritas nasional yang harus dijalankan bersama.

“Progres KDKMP di Trenggalek sangat luar biasa. Seluruh kepala desa memberikan dukungan penuh karena ini program nasional yang wajib kita sukseskan bersama,” ujar Puryono.

Ia berharap keberadaan KDKMP dapat memperkuat perekonomian masyarakat dari tingkat desa.

Pemerintah pusat merancang koperasi ini sebagai salah satu penggerak utama ekonomi desa dengan model usaha yang seragam di seluruh Indonesia.

Dalam konsep yang disiapkan pemerintah pusat, setiap desa akan memiliki tujuh jenis gerai usaha yang menjadi bagian dari koperasi tersebut.

“Harapannya, tujuh gerai ini menjadi motor penggerak ekonomi desa. Unit usahanya meliputi sembako, apotek, klinik, hingga fasilitas pendingin atau cold storage,” jelasnya.

Menurut Puryono, model tersebut berpotensi memperpendek rantai distribusi barang sekaligus mendekatkan berbagai layanan dasar kepada masyarakat desa.

Meski progres program berjalan cukup cepat, Puryono mengakui PKDI belum melakukan kajian mendalam terkait keterkaitan program tersebut dengan karakter sosial dan budaya di masing-masing desa.

“Terkait kultur dan kearifan lokal, kami memang belum menganalisis sampai ke sana. Saat ini kami fokus mengikuti arahan pusat karena jenis gerainya sudah ditentukan secara baku,” katanya.

Selain itu, PKDI juga belum dapat memastikan bagaimana konsep operasional koperasi tersebut akan berjalan di lapangan, termasuk kemungkinan model distribusinya.

“Kami belum berani berspekulasi soal konsep detailnya. Yang jelas, kami patuh dan setia menjalankan program pemerintah,” tegas Puryono.

Saat ini pemerintah desa di Trenggalek tetap menjalankan seluruh tahapan program sesuai arahan pemerintah pusat, sembari menunggu petunjuk teknis lanjutan terkait pelaksanaan operasional KDKMP di lapangan.