PERISTIWA

Jalur Nasional Trenggalek-Ponorogo Belum Dapat Dilalui Kendaraan

×

Jalur Nasional Trenggalek-Ponorogo Belum Dapat Dilalui Kendaraan

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Petugas saat mengatur lalu lintas menuju km 16 titik longsor jalur nasional.

SUARA TRENGGALEK – Proses evakuasi material longsor yang menutup ruas jalan nasional Trenggalek-Ponorogo di KM 16 terus dilakukan.

Hingga Kamis (5/3), petugas gabungan masih bekerja membersihkan batu berukuran besar yang menutup badan jalan dengan bantuan alat berat.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki melalui Kasatlantas AKP Sony Suhartanto mengatakan, sejumlah personel yang tergabung dalam Satgas Bencana Polres Trenggalek turut dikerahkan untuk membantu penanganan di lokasi.

“Beberapa personel kita tempatkan di lokasi. Kemudian dari jajaran Satlantas kita sebar di beberapa titik yakni di simpang tiga SPBU Nglongsor untuk pengalihan arus dan sisanya kita tempatkan di jalur alternatif untuk membantu pengaturan arus lalu lintas,” ujarnya.

Sony menjelaskan, proses evakuasi material longsor dengan menggunakan alat berat jenis breaker masih berlangsung. Karena itu, ruas jalan nasional Trenggalek-Ponorogo hingga kini masih ditutup total dan belum dapat dilalui kendaraan.

Meski jalur alternatif telah disiapkan, kondisi jalan yang relatif sempit membuat pengguna jalan diminta bersabar karena berpotensi terjadi kepadatan arus lalu lintas.

Selain itu, pihak kepolisian juga memasang sejumlah papan rambu dan imbauan di sepanjang jalur sebelum titik longsor. Langkah tersebut dilakukan agar pengendara yang sudah terlanjur melintas dapat lebih berhati-hati dan waspada.

“Ikuti dan patuhi apa yang menjadi arahan petugas di lapangan demi keamanan dan keselamatan bersama,” pungkasnya.

Diketahui, tanah longsor terjadi di ruas jalan nasional Trenggalek-Ponorogo tepatnya di KM 16 pada Selasa lalu. Longsor membawa material batu berukuran besar yang menutup badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas dari kedua arah lumpuh total.

Proses penanganan melibatkan berbagai instansi, mulai dari TNI, Polri, BPBD hingga Basarnas. Hingga saat ini, petugas masih terus bekerja agar akses utama Trenggalek-Ponorogo tersebut dapat segera dibuka kembali.