PERISTIWA

Novita Mahasiswi UNESA Sulap SPKT Polres Trenggalek Jadi Ramah Anak, Edukasi Bahaya Cyber Child Grooming

×

Novita Mahasiswi UNESA Sulap SPKT Polres Trenggalek Jadi Ramah Anak, Edukasi Bahaya Cyber Child Grooming

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Istimewa
Inti Berita:
• Mahasiswi UNESA menjalani Program Magang Berdampak di Polres Trenggalek selama 11 minggu.
• Program menghadirkan mini proyek edukasi tentang bahaya Cyber Child Grooming di ruang SPKT.
• Area bermain anak dan ruang baca di SPKT Polres Trenggalek dibuat lebih ramah anak dan edukatif.

SUARA TRENGGALEK Program Magang Berdampak Universitas Negeri Surabaya (UNESA) di Polres Trenggalek menghadirkan inovasi edukatif di ruang pelayanan publik.

Salah satu mahasiswi Fakultas Hukum UNESA, Novita Cahyaningrum, sukses menghadirkan mini proyek yang mengubah area SPKT Polres Trenggalek menjadi lebih ramah anak sekaligus sarat edukasi hukum digital.

Program magang tersebut berlangsung selama kurang lebih 11 minggu, mulai 2 Maret hingga 15 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran di luar kampus yang setara dengan 20 SKS.

Serta mendukung penguatan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang kuat serta poin 17 tentang kemitraan.

Selama magang, Novita ditempatkan di sejumlah satuan fungsi Polres Trenggalek seperti SPKT, Satreskrim, Satnarkoba, Satlantas hingga Seksi Humas.

Di bawah bimbingan dosen pembimbing Muhammad Akmal Habib dan Aiptu Sutrisno, ia menyusun mini proyek berbasis edukasi pelayanan publik.

Area Bermain Anak Dibuat Lebih Interaktif

Salah satu program yang dilakukan yakni mempercantik area bermain anak di SPKT Polres Trenggalek dengan ornamen origami berbentuk kupu-kupu warna-warni serta penambahan permainan edukatif.

Tak hanya itu, Novita juga menyusun ruang baca anak yang berisi 31 buku edukatif tentang adab, akhlak, dan literasi hukum untuk anak-anak.

“Ruang baca anak ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan sekaligus menanamkan nilai karakter agar anak lebih memahami mana perbuatan baik dan buruk,” ujar Novita.

Menurutnya, fasilitas tersebut juga menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget saat menunggu orang tua membuat laporan di SPKT.

Edukasi Bahaya Cyber Child Grooming

Mini proyek lainnya berupa pemasangan infografis edukatif tentang bahaya Cyber Child Grooming atau kejahatan seksual digital terhadap anak.

Infografis tersebut memuat penjelasan tentang modus pelaku, ciri-ciri korban, dasar hukum, hingga ancaman pidana bagi pelaku kejahatan digital terhadap anak.

Novita menjelaskan bahwa ancaman cyber child grooming kini semakin meningkat seiring tingginya penggunaan internet dan media sosial di kalangan anak-anak.

“Cyber Child Grooming merupakan tindakan pelaku yang mendekati anak, membangun hubungan emosional lalu memanipulasi korban untuk tujuan eksploitasi seksual,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor melalui layanan polisi 110 apabila menemukan indikasi kasus tersebut.

Polres Trenggalek Apresiasi Inovasi Mahasiswi
KA SPKT Polres Trenggalek, Iptu Ahmad Zainul Muttaqin, mengapresiasi kontribusi mahasiswi UNESA yang dinilai mampu menghadirkan suasana pelayanan publik lebih nyaman dan edukatif.

“Terima kasih atas bantuannya. Area bermain anak di SPKT kini menjadi lebih semarak dan membuat anak-anak lebih ceria saat menunggu orang tuanya melapor,” ujar Ahmad Zainul Muttaqin.

Ia juga menilai infografis tentang cyber child grooming sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, khususnya anak-anak dan orang tua.

“Infografis tersebut dapat meningkatkan pemahaman mengenai modus, ciri-ciri, dasar hukum, hingga upaya pencegahan kejahatan digital terhadap anak,” imbuhnya.

Dorong Kolaborasi Kampus dan Kepolisian
Program Magang Berdampak ini dinilai menjadi contoh nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan aparat penegak hukum dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Selain memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, program tersebut juga menghasilkan manfaat langsung bagi masyarakat dan institusi kepolisian.

“Semoga apa yang telah dilakukan dapat terus bermanfaat dan menjadi bekal bagi adik-adik mahasiswi dalam meraih cita-cita ke depannya,” tandas Ahmad Zainul Muttaqin.