OLAHRAGA

74 Personel Polres Trenggalek Ikuti Ujian Bela Diri untuk Kenaikan Pangkat

×

74 Personel Polres Trenggalek Ikuti Ujian Bela Diri untuk Kenaikan Pangkat

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Pelaksanaan kegiatan bela diri anggota Polres Trenggalek untuk ujian kenaikan pangkat.
Inti Berita:
• Sebanyak 74 personel Polres Trenggalek mengikuti ujian bela diri Polri di GOR Jwalita.
• Ujian menjadi salah satu syarat wajib kenaikan pangkat periode 1 Juli 2026.
• Materi ujian meliputi teknik bela diri tanpa alat hingga penggunaan tongkat dan borgol.

SUARA TRENGGALEK – Puluhan anggota kepolisian tampak bersemangat mengikuti pelatihan sekaligus ujian bela diri Polri yang digelar di GOR Jwalita, Kabupaten Trenggalek, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan wajib dalam Uji Kenaikan Pangkat (UKP) bagi personel Polres Trenggalek.

Dalam ujian tersebut, peserta diwajibkan menguasai sejumlah materi dasar bela diri Polri. Mulai dari teknik jatuhan, roll, pukulan, tangkisan, tendangan, hingga teknik dasar membawa tahanan.

Selain itu, anggota juga diuji kemampuan bela diri tanpa alat seperti melepaskan diri dari pegangan tangan, cekikan, sekapan, hingga menghindari serangan pukulan, tendangan, tongkat, pisau, maupun todongan senjata api dan senjata tajam.

Tak hanya itu, materi penggunaan alat pendukung seperti tongkat, borgol, dan kopelrim juga menjadi bagian dari penilaian dalam ujian tersebut.

Kapolres Trenggalek, Ridwan Maliki melalui Kabag SDM Kompol Sudaroini menegaskan bahwa seluruh anggota yang memenuhi syarat kenaikan pangkat, baik reguler maupun pengabdian, wajib mengikuti tahapan ujian tersebut.

Menurutnya, ujian bela diri menjadi salah satu tolok ukur kemampuan anggota dalam memahami teknik dan taktik bela diri Polri guna mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.

“Ujian ini untuk mengukur sejauh mana anggota memahami dan menguasai teknik maupun taktik bela diri Polri yang digunakan untuk mendukung tugas sehari-hari,” ujarnya.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti ujian dengan serius agar memperoleh hasil maksimal. Sebab, anggota yang tidak memenuhi indikator penilaian dipastikan tidak dapat naik pangkat pada periode 1 Juli 2026 mendatang.

“Saya minta semua serius dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sehingga hasilnya bisa maksimal. Karena jika tidak memenuhi indikator yang ditetapkan tidak bisa naik pangkat per 1 Juli 2026 ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kasubbag Binkar Bag SDM Polres Trenggalek, Suyono mengatakan ujian bela diri tersebut diikuti sedikitnya 74 personel.

Dari jumlah itu, dua peserta merupakan perwira berpangkat AKP dan Iptu. Sedangkan sisanya sebanyak 72 personel merupakan bintara dari berbagai jenjang kepangkatan mulai Bripda hingga Aipda.

“Sesuai jadwal dua hari. Hari pertama latihan untuk refresh kembali materi bela diri Polri dan hari ini baru kita laksanakan ujiannya,” jelasnya.