PERISTIWA

Kapolres Trenggalek Uji Respons Call Center 110, Polisi Tiba di Lokasi dalam 10 Menit

×

Kapolres Trenggalek Uji Respons Call Center 110, Polisi Tiba di Lokasi dalam 10 Menit

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki saat terjun langsung untuk menguji layanan call center 110.
Inti Berita:
• Kapolres Trenggalek menguji langsung respons layanan call center 110 dengan simulasi laporan tawuran di Pogalan.
• Petugas Polsek tiba di lokasi dalam waktu 10 menit, disusul personel Polres tiga menit kemudian.
• Simulasi dilakukan mendadak tanpa pemberitahuan untuk mengukur kecepatan respons polisi secara real time.

SUARA TRENGGALEKPolres Trenggalek terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, salah satunya melalui layanan call center 110 yang dapat digunakan warga untuk melaporkan berbagai kejadian darurat maupun gangguan kamtibmas.

Untuk menguji kecepatan respons petugas, Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki turun langsung melakukan simulasi pelayanan secara mendadak di lapangan.

Dalam simulasi tersebut, Kapolres menghubungi layanan 110 Polres Trenggalek dan melaporkan adanya dugaan tawuran di wilayah Kecamatan Pogalan dengan banyak massa berkumpul di lokasi.

Laporan itu diterima petugas dengan cepat dan langsung ditindaklanjuti dengan mengirimkan personel ke titik yang diinformasikan.

Kapolres kemudian menyalakan timer untuk menghitung waktu mulai laporan diterima hingga petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP).

“Jadi, malam ini kita lakukan simulasi pelayanan 110. Kita akan menguji kecepatan dan respons petugas Polres Trenggalek setelah kita menghubungi call center terkait adanya kasus tawuran di Kecamatan Pogalan,” ujar AKBP Ridwan Maliki.

Menurutnya, lokasi simulasi berada sekitar 10 kilometer dari Mapolres Trenggalek. Penghitungan waktu dimulai sejak sambungan telepon selesai hingga petugas tiba di lokasi.

“Hasil simulasi menunjukkan dalam waktu 10 menit Polsek sudah sampai di sini. Berselang tiga menit kemudian petugas piket fungsi dari Polres dipimpin Pamapta juga tiba di TKP lengkap dengan personel dan sarana prasarana pendukung,” jelasnya.

Petugas yang datang ke lokasi sempat terkejut setelah mengetahui pelapor dugaan tawuran tersebut ternyata Kapolres Trenggalek sendiri.

Simulasi dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya agar respons petugas benar-benar berlangsung secara real time.

“Tidak apa-apa. Kita memang menguji kecepatan respons 110 secara real time. Sengaja saya uji langsung mulai dari telepon ke Polres. Saya ingin tahu seberapa cepat petugas dari Polres maupun Polsek terdekat datang ke TKP,” katanya.

Ia menilai hasil simulasi tersebut menunjukkan respons personel Polres Trenggalek sudah berjalan baik dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110.

“Ternyata setelah dihubungi tadi 10 menit sudah sampai. Sudah sangat bagus merespons laporan 110 dari masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: RUDI YUNI Editor: JAOHAR