PERISTIWA

Muncul Spekulasi “Perang Pengaruh” di Konflik Askab PSSI Vs Dispora, DPRD Trenggalek Buka Suara

×

Muncul Spekulasi “Perang Pengaruh” di Konflik Askab PSSI Vs Dispora, DPRD Trenggalek Buka Suara

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, Sukarodin saat menyampaikan adanya spekulasi perang pengaruh di konflik pelaksanaan sewa stadion.
Inti Berita:
• DPRD Trenggalek menepis spekulasi “perang pengaruh” dalam polemik Stadion Menak Sopal.
• Jadwal Piala Soeratin U-13 dan U-15 akhirnya disepakati ulang dan tetap digelar di stadion.
• Dispora menegaskan tidak ada penolakan, hanya penyesuaian berdasarkan urutan pemesanan.

SUARA TRENGGALEK – Polemik penggunaan Stadion Menak Sopal Trenggalek yang sempat memunculkan dugaan adanya “perang pengaruh” dalam benturan jadwal sewa kegiatan olahraga akhirnya mereda.

DPRD Trenggalek memastikan persoalan tersebut telah diselesaikan melalui sinkronisasi jadwal antara Askab PSSI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, Sukarodin, meminta agar isu tersebut tidak dibawa ke arah spekulasi yang berlebihan.

Ia menegaskan fokus utama adalah memastikan kegiatan olahraga tetap berjalan tanpa saling mengganggu.

“Saya kira kalau ada statement perang pengaruh itu kan tafsiran. Tugas kami sebagai Komisi IV ketika ada sesuatu yang masuk ke rumah rakyat melalui RDP ya kami fasilitasi. Prinsipnya tidak usah ditafsirkan ke sana,” ujar Sukarodin.

RDP Hasilkan Kesepakatan Jadwal Baru

Persoalan penggunaan stadion sebelumnya mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Trenggalek, Selasa (23/6/2026), setelah Askab PSSI mengadukan potensi terganggunya pelaksanaan Piala Soeratin U-13 dan U-15 akibat jadwal stadion yang sudah lebih dulu dipesan pihak lain.

Namun, dalam forum tersebut akhirnya dicapai kesepakatan baru. Piala Soeratin dipastikan tetap dapat digelar di Stadion Menak Sopal dengan penyesuaian jadwal.

“Sudah ada titik temu untuk Piala Soeratin dilaksanakan tanggal 24 dan 25 Juni, kemudian 2 Juli dan memakai Stadion Trenggalek,” kata Sukarodin.

Selain itu, stadion juga dijadwalkan untuk kegiatan Piala Kemerdekaan tingkat pelajar se-Kabupaten Trenggalek pada Agustus mendatang.

Dorong Dukungan untuk Pembinaan Olahraga

Sukarodin menegaskan seluruh kegiatan olahraga yang bertujuan pembinaan atlet daerah harus mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak, termasuk KONI, Dispora, dan organisasi cabang olahraga.

“Saya kira sesuatu yang baik, kegiatan keolahragaan kita dukung sepenuhnya. Saya ucapkan terima kasih kepada KONI Trenggalek,” ujarnya.

Ia juga berharap semakin banyak cabang olahraga yang aktif menyelenggarakan kompetisi di daerah.

Dispora Tegaskan Tidak Ada Penolakan

Sebelumnya, polemik ini muncul setelah Askab PSSI Trenggalek mengajukan penggunaan stadion untuk agenda kompetisi, namun mendapati bahwa jadwal yang diajukan telah lebih dulu terisi oleh pihak lain.

Kondisi tersebut sempat memicu kekhawatiran terganggunya agenda pembinaan sepak bola usia muda.

Namun, Dispora Trenggalek menegaskan tidak pernah menolak pelaksanaan Piala Soeratin. Dinas hanya menjalankan prosedur berdasarkan urutan pengajuan penggunaan aset daerah.

Evaluasi Pengelolaan Fasilitas Olahraga

Di sisi lain, DPRD Trenggalek menyoroti pentingnya penataan dan kejelasan pengelolaan fasilitas olahraga milik pemerintah daerah agar tidak kembali terjadi benturan jadwal di kemudian hari.

Sukarodin menyebut perlu ada verifikasi status dan mekanisme pemanfaatan seluruh lapangan olahraga yang ada di Trenggalek.

“Saya kira kami punya berbagai lapangan. Hanya status lapangan ini perlu diverifikasi yang milik pemda mana. Ini sedang akan kami diskusikan dan akan ada rapat dengan Dispora yang akan kami fasilitasi,” katanya.