PERISTIWA

Pohon Tumbang yang Menimpa Pengendara Motor di Trenggalek Ternyata Sudah Sering Diusulkan Pemangkasan

×

Pohon Tumbang yang Menimpa Pengendara Motor di Trenggalek Ternyata Sudah Sering Diusulkan Pemangkasan

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Kondisi pohon tumbang di wilayah Durenan yang menimpa pengedar motor asal Tulungagung.
Inti Berita:
​• Pohon trembesi berdiameter 110 cm dan tinggi 15 meter tumbang di Jalan Raya Durenan-Trenggalek (Desa Kendalrejo) pada Senin (2/11/2026) pukul 06.50 WIB akibat hujan deras dan akar yang melemah.
• ​Seorang pemotor perempuan (23) asal Tulungagung tertimpa hingga mengalami luka ringan dan dievakuasi ke Puskesmas Durenan, sementara arus jalan nasional sempat tutup total sebelum selesai dievakuasi BPBD pukul 08.40 WIB.

SUARA TRENGGALEK – Hujan deras menyebabkan pohon trembesi berdiameter sekitar 110 sentimeter tumbang di Jalan Raya Durenan-Trenggalek, tepatnya di Desa Kendalrejo, Kecamatan Durenan, Senin (2/11/2026) pagi.

Pohon setinggi 15 meter itu menimpa seorang pengendara sepeda motor hingga mengalami luka ringan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.50 WIB. Korban merupakan perempuan berusia 23 tahun asal Kabupaten Tulungagung yang saat itu melintas menuju arah Bendorejo.

Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Durenan untuk mendapatkan penanganan medis.

Camat Durenan, Ahmad Zuhdan, mengatakan hujan dengan intensitas cukup deras telah mengguyur wilayahnya sejak sekitar pukul 06.00 WIB.

Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor penyebab pohon tumbang, selain kemungkinan kondisi akar yang sudah melemah.

“Memang dari pagi wilayah kami diguyur hujan. Kebetulan hari ini hujannya relatif agak deras. Kemungkinan kondisi akar pohon juga sudah lemah, sehingga akhirnya roboh,” ungkap Zuhdan.

Menurut Zuhdan, kondisi sejumlah pohon di sepanjang ruas jalan nasional wilayah Kecamatan Durenan sebelumnya telah menjadi perhatian.

Beberapa di antaranya dinilai terlalu rimbun dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan deras maupun angin kencang.

Pemerintah kecamatan, kata dia, telah berulang kali menyampaikan permohonan pemangkasan kepada Balai Besar serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Trenggalek.

“Kami sudah berulang kali menyampaikan kepada Balai Besar, sekaligus kepada pemerintah kabupaten melalui Dinas Lingkungan Hidup, agar dilakukan pemangkasan,” jelasnya.

Sementara itu, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Trenggalek bersama sejumlah unsur terkait melakukan penanganan di lokasi.

Petugas mulai mendatangi lokasi sekitar pukul 07.15 WIB untuk mengevakuasi batang dan ranting pohon yang menutup badan jalan.

Proses evakuasi selesai sekitar pukul 08.40 WIB. Setelah pohon berhasil disingkirkan, arus lalu lintas di jalur Durenan-Trenggalek kembali normal.

Selain menutup seluruh badan jalan, kejadian tersebut juga menyebabkan kabel listrik milik PLN kendur sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Zuhdan mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan.

Ia juga berharap instansi terkait berkoordinasi dengan pengelola jalan nasional untuk memeriksa dan memangkas pohon-pohon lain yang berpotensi membahayakan.

“Kami berharap Dinas di lingkup pemerintah kabupaten, baik yang membidangi lingkungan hidup maupun perhubungan, bisa memfasilitasi penyampaian kepada Balai Jalan Nasional agar pohon-pohon lain yang terlihat rimbun dan mengkhawatirkan pengguna jalan juga segera dipangkas,” pungkasnya.