Inti Berita:
• Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama Dinas PUPR meninjau penanganan tiga ruas jalan di Kecamatan Panggul pada Selasa (29/9/2026).
• Tiga lokasi fokus perbaikan meliputi ruas Dawuhan–Pantai Pelang, Panggul–Kertosono, dan Kertosono–Banteng.
• Pekerjaan ruas Panggul–Kertosono beranggaran Rp255 juta sudah berkontrak sejak awal September dan ditargetkan tuntas November 2026 lewat pelebaran cor beton.
SUARA TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyiapkan penanganan sejumlah perbaikan ruas jalan di Kecamatan Panggul.
Mulai akses menuju kawasan wisata Pantai Pelang hingga ruas dengan lalu lintas padat menjadi perhatian untuk menunjang mobilitas masyarakat.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama Dinas PUPR Trenggalek mengecek langsung sejumlah lokasi pada Selasa (29/9/2026).
Tiga ruas yang menjadi perhatian yakni Dawuhan-Pantai Pelang, Panggul-Kertosono, dan Kertosono-Banteng.
Plt. Kepala Dinas PUPR Trenggalek Anjang Purwoko menjelaskan, masing-masing ruas memiliki bentuk penanganan berbeda sesuai kebutuhan di lapangan.
Pada ruas Dawuhan-Pantai Pelang, pemerintah merencanakan pekerjaan hotmix sepanjang sekitar 632 meter dengan lebar 4 meter.
Pekerjaan tersebut memiliki pagu anggaran Rp 1,36 miliar. Saat ini, proses pengadaan masih berada pada tahap retender setelah pada proses tender sebelumnya belum ada penyedia yang memasukkan penawaran.
Pemerintah berharap proses tersebut segera mendapatkan penyedia sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan.
Sementara itu, pekerjaan pada ruas Panggul-Kertosono sudah mulai dilaksanakan. Dengan anggaran Rp255 juta, jalan tersebut akan diperlebar masing-masing 1,25 meter pada sisi kanan dan kiri.
Pelebaran menggunakan konstruksi beton dengan ketebalan 20 sentimeter dan mutu fc 20.
Menurut Anjang, pelebaran diperlukan karena ruas Panggul–Kertosono memiliki arus lalu lintas yang cukup padat.
Pekerjaan telah berkontrak sejak awal September dan ditargetkan selesai pada November 2026.
Penanganan juga direncanakan pada ruas Kertosono-Banteng sepanjang sekitar 2,23 kilometer.
Pekerjaan dengan pagu Rp1,95 miliar tersebut direncanakan menggunakan hotmix, sekaligus pelebaran dengan beton masing-masing 60 sentimeter di sisi kanan dan kiri.
Pembiayaan pekerjaan tersebut bersumber dari anggaran pinjaman. Saat ini proses pengadaan masih dalam tahap retender karena proses sebelumnya tidak dapat dilanjutkan ke evaluasi berikutnya.
“Harapannya nanti segera bisa berkontrak,” kata Anjang.
Penanganan sejumlah ruas tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kenyamanan perjalanan.
Memperlancar arus lalu lintas, serta mendukung akses menuju sejumlah wilayah dan destinasi wisata di Kecamatan Panggul.











