Inti Berita:
• Satlantas Polres Trenggalek menemukan puluhan titik kerusakan di jalan desa yang menjadi jalur alternatif selama perbaikan Jembatan Gondang.
• Kerusakan diduga dipicu kendaraan bertonase besar yang masih nekat melintas di jalan desa dengan kelas jalan yang tidak sesuai.
• Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan menuju Tulungagung agar menggunakan jalur resmi melalui Jalan Raya Durenan–Bandung demi keselamatan dan mencegah kerusakan jalan semakin meluas.
SUARA TRENGGALEK – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Trenggalek melakukan survei terhadap kondisi jalan desa yang menjadi jalur alternatif selama perbaikan Jembatan Gondang di Kabupaten Tulungagung.
Survei dilakukan untuk memastikan kelayakan jalan sekaligus mengidentifikasi dampak peningkatan arus kendaraan terhadap keselamatan pengguna jalan.
Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Kharisma Afriansyah mewakili Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya mengatakan, survei difokuskan pada sejumlah ruas jalan desa yang menghubungkan wilayah Trenggalek dan Tulungagung.
“Survei jalan dilakukan pada jalan desa yang kerap dilintasi pengendara pasca pembangunan Jembatan Gondang, meliputi Jalan Desa Sumbergayam, Desa Malasan, Desa Panggungsari, dan Desa Pandean,” ujarnya, Rabu (5/8/2026).
Kendaraan Bertonase Besar Masih Nekat Lewat Jalan Desa
AKP Kharisma menjelaskan, sejak awal perbaikan Jembatan Gondang, pihak terkait telah melakukan sosialisasi dan menyiapkan jalur alternatif resmi, terutama bagi kendaraan bertonase besar, melalui Jalan Raya Bandung, Tulungagung.
Namun, hingga kini masih ditemukan pengendara, khususnya kendaraan roda empat atau lebih, yang memilih melintasi jalan desa di wilayah Kecamatan Durenan yang tembus ke Kalangbret, Tulungagung.
“Tonase kendaraan tidak sesuai dengan kelas jalan desa. Akibatnya, jalan justru menjadi rusak dan membahayakan pengguna jalan yang lain,” jelasnya.
Puluhan Titik Jalan Mengalami Kerusakan
Berdasarkan hasil survei di jalur alternatif sepanjang lebih dari delapan kilometer tersebut, petugas menemukan puluhan titik kerusakan.
Kerusakan didominasi jalan berlubang, aspal mengelupas, serta permukaan jalan yang bergelombang akibat tingginya beban kendaraan yang melintas.
AKP Kharisma mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan agar perbaikan jalan segera dilaksanakan dalam beberapa pekan ke depan.
Polisi Imbau Pengendara Gunakan Jalur Resmi
Untuk mencegah kerusakan jalan semakin parah sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan, Satlantas Polres Trenggalek mengimbau masyarakat memanfaatkan jalur alternatif resmi yang telah disiapkan.
“Kepada para pengguna jalan khususnya yang akan menuju arah Tulungagung, kami imbau agar menggunakan jalur alternatif yang sudah disiapkan melalui jalan utama Durenan–Bandung, Tulungagung,” pungkasnya.











