PERISTIWA

PAD Parkir Trenggalek Capai 46,9 Persen Semester I 2026, Terbesar dari Parkir Berlangganan

×

PAD Parkir Trenggalek Capai 46,9 Persen Semester I 2026, Terbesar dari Parkir Berlangganan

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Lokasi parkir gratis di utara Pasar Pon Trenggalek.
Inti Berita:
• Realisasi PAD sektor parkir Kabupaten Trenggalek hingga Semester I 2026 telah mencapai 46,9 persen atau sekitar Rp2,6 miliar dari target Rp5,69 miliar.
• Disperkimhub optimistis target tersebut tercapai hingga akhir tahun dengan mengandalkan kontribusi parkir berlangganan sebagai penyumbang terbesar serta meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu.

SUARA TRENGGALEK – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor parkir di Kabupaten Trenggalek hingga pertengahan tahun 2026 mencapai 46,9 persen dari target tahunan.

Capaian tersebut membuat Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Trenggalek optimistis target pendapatan hingga akhir tahun dapat terpenuhi.

Kepala Bidang Lalu Lintas Disperkimhub Trenggalek, Mahendra, mengatakan hingga 30 Juni 2026 realisasi PAD sektor parkir telah mendekati angka ideal yang diharapkan pada semester pertama.

“Sebetulnya kalau dari sisi realisasi PAD kita masih tetap optimis karena sampai dengan 30 Juni 2026 atau tepat setengah tahun itu tercapai 46,9 persen. Jadi hampir kita sebut 47 persen dan mendekati angka idealnya di 50 persen dari target,” ujarnya.

Mahendra menjelaskan, target PAD sektor parkir tahun 2026 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Target tahun ini Rp5.691.228.000, sedangkan realisasinya sampai saat ini sekitar Rp2,6 miliar,” katanya.

Parkir Berlangganan Jadi Penyumbang Terbesar

Mahendra mengungkapkan, parkir berlangganan masih menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan sektor parkir di Kabupaten Trenggalek.

“Parkir berlangganan mengambil porsi terbesar. Dari total target parkir memang terbesarnya adalah parkir berlangganan, baik yang bersumber dari roda dua, roda empat maupun roda enam. Sementara yang nonberlangganan relatif kecil,” jelasnya.

Menurutnya, target penerimaan parkir berlangganan juga mengalami peningkatan pada tahun ini. Namun karena masih berjalan hingga akhir tahun, realisasinya masih berada di kisaran 40 hingga 48 persen.

Untuk target masing-masing kategori kendaraan, Disperkimhub mencatat target parkir berlangganan roda dua sebesar Rp3,8 miliar, roda empat Rp1,4 miliar, dan roda enam sebesar Rp264 juta.

Optimalkan Pembayaran Pajak Kendaraan

Untuk mengejar target hingga akhir tahun, Disperkimhub mengandalkan meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu.

“Dari sisi kami tentu mengharap partisipasi masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor secara tepat waktu. Kami harapkan animonya semakin meningkat,” ujar Mahendra.

Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta kepolisian untuk melakukan penertiban pembayaran pajak kendaraan berpelat nomor Trenggalek.

“Bersama OPD terkait termasuk pihak kepolisian, kami juga bersama-sama melakukan penertiban pembayaran pajak bagi kendaraan berpelat nomor Trenggalek,” pungkasnya.