PERISTIWA

Permintaan Tirta Pure Meningkat, Perumda Tirta Wening Trenggalek Siapkan Ekspansi Produksi dan Ubah Kemasan

×

Permintaan Tirta Pure Meningkat, Perumda Tirta Wening Trenggalek Siapkan Ekspansi Produksi dan Ubah Kemasan

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Direktur Perumda Tirta Wening Trenggalek, Khoirul Ansori saat melakukan pengecekan di lokasi produksi air minum dalam kemasan.
Inti Berita:
• Perumda Tirta Wening Trenggalek menyiapkan ekspansi produksi AMDK Tirta Pure untuk memenuhi tingginya permintaan pasar.
• Kapasitas mesin akan ditingkatkan hingga dua kali lipat, sementara kemasan produk beralih menggunakan wrapping plastik agar produksi lebih cepat dan efisien.
• Di sisi lain, perusahaan juga terus memperkuat layanan air bersih melalui pengembangan jaringan distribusi dan efisiensi operasional.

SUARA TRENGGALEK – Tingginya permintaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Tirta Pure mendorong Perumda Tirta Wening Trenggalek menyiapkan strategi ekspansi produksi.

Selain meningkatkan kapasitas mesin, perusahaan juga akan mengganti model kemasan agar proses produksi dan distribusi lebih cepat sekaligus menekan biaya operasional.

Direktur Perumda Tirta Wening Trenggalek, Khoirul Ansori, mengatakan peningkatan kapasitas produksi menjadi fokus utama pengembangan unit usaha AMDK pada 2026.

Menurutnya, kapasitas mesin yang ada saat ini masih belum mampu memenuhi seluruh permintaan pasar.

“Kami berupaya meningkatkan kapasitas produksi dengan memodifikasi mesin yang ada supaya produksinya lebih banyak daripada sebelumnya,” kata Khoirul.

Saat ini, mesin produksi hanya mampu menghasilkan satu karton air minum dalam waktu tiga menit. Setelah dilakukan modifikasi, kapasitas tersebut ditargetkan meningkat dua kali lipat.

“Kalau sebelumnya tiga menit hanya satu karton, nanti kami targetkan dalam tiga menit bisa menjadi dua karton,” ujarnya.

Kemasan Beralih ke Wrapping

Selain peningkatan kapasitas produksi, Perumda Tirta Wening juga akan mengubah desain kemasan produk. Jika sebelumnya menggunakan kardus, sebagian distribusi nantinya akan memakai kemasan wrapping plastik.

Khoirul menjelaskan, perubahan tersebut tidak hanya bertujuan memperbarui tampilan produk, tetapi juga mempercepat proses produksi sehingga mampu meningkatkan pendapatan perusahaan.

“Kemasan nanti kami ubah menggunakan wrapping. Selain lebih menarik, produksi juga bisa lebih cepat sehingga pendapatan meningkat,” katanya.

Perkuat Layanan Air Bersih

Di sektor pelayanan air bersih, Perumda Tirta Wening terus meningkatkan kapasitas distribusi agar pasokan kepada pelanggan dapat berlangsung selama 24 jam.

Perusahaan juga melakukan efisiensi biaya operasional, salah satunya dengan menghentikan operasional empat pompa sumur dalam karena pasokan air dari sumber gravitasi dinilai telah mencukupi kebutuhan pelanggan.

Selain itu, Perumda Tirta Wening mulai mengkaji pemanfaatan panel surya sebagai sumber energi alternatif untuk mendukung operasional produksi air minum.

Pengembangan Jaringan Terus Berjalan

Pengembangan jaringan distribusi air bersih juga masih berlangsung di sejumlah wilayah.

Di antaranya penggantian pipa berdiameter satu inci menjadi tiga inci di Kecamatan Gandusari dan Kampak, serta pembangunan jaringan pipa berdiameter delapan inci menuju Ground Jaas.

Khoirul memastikan musim kemarau hingga saat ini belum memengaruhi produksi air bersih. Pasokan dari sumber air Mbayong di Kecamatan Bendungan masih mampu memenuhi kebutuhan pelanggan.

Saat ini Perumda Tirta Wening mengoperasikan 25 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), terdiri atas sembilan SPAM berbasis sumur dalam dan 16 SPAM yang memanfaatkan sumber mata air.

Layanan tersebut telah menjangkau lebih dari 18 ribu pelanggan di 13 kecamatan di Kabupaten Trenggalek.