Inti Berita:
• Sapi kurban bantuan Presiden RI di Trenggalek dinyatakan sehat dan layak dikurbankan.
• Pemeriksaan dilakukan Dinas Peternakan bersama dokter hewan secara menyeluruh.
• Sapi jenis simental itu memiliki bobot 1,37 ton dan akan dikurbankan di Masjid Ngelo, Desa Sukorame.
SUARA TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus meningkatkan pengawasan kesehatan terhadap sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala guna memastikan sapi bantuan presiden dalam kondisi sehat dan layak untuk dikurbankan.
Sapi bantuan presiden tersebut dijadwalkan dikurbankan di Masjid Ngelo, Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Trenggalek, Muyono Piranata mengatakan pemeriksaan sapi banpres hari ini dilakukan bersama tim dokter hewan dan jajaran bidang teknis.
“Pada hari ini tanggal 25 saya menjadwalkan untuk melaksanakan pengawasan sapi Banpres. Saya dipersamai dua dokter hewan untuk membantu memeriksa sapi ini, bagaimana kelayakan kesehatannya untuk bantuan presiden tahun 2026,” ujar Muyono.

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari kondisi fisik hingga kesehatan organ sapi.
“Tadi kami sudah melakukan pemeriksaan bersama dokter hewan Ririn dan dokter hewan Adi. Itu dinyatakan sehat,” katanya.
Muyono menjelaskan pemeriksaan meliputi kondisi rongga hidung, mulut, lidah, mata, postur tubuh hingga kotoran sapi.
“Setelah kami cek dari rongga hidung, mulut, lidah, mata semuanya normal. Postur tubuhnya juga bagus, mulus, bisa berdiri tegak dan tidak pincang,” jelasnya.
Selain itu, kondisi pencernaan sapi juga dinyatakan baik karena tidak ditemukan tanda-tanda diare.
“Kotorannya juga tidak diare sehingga kami nyatakan sehat,” imbuhnya.
Sapi kurban tersebut diketahui milik Santo, warga Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan.
“Kami menyatakan sapi milik Pak Santo, Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan hari ini sehat dan layak untuk didistribusikan untuk kurban hari Kamis tanggal 28 Mei 2026,” tegas Muyono.
Ia menambahkan sapi bantuan presiden tahun 2026 tersebut berjenis simental dengan bobot mencapai 1,37 ton dan berusia sekitar empat tahun.
“Bobot sapi ini 1 ton 37 kilogram, jenisnya simental dan umurnya sudah empat tahun,” pungkasnya.











