PERISTIWA

Guguran Batu Kembali Terjadi di Jalur Trenggalek-Ponorogo, Polisi Pasang Spanduk Peringatan

×

Guguran Batu Kembali Terjadi di Jalur Trenggalek-Ponorogo, Polisi Pasang Spanduk Peringatan

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Istimewa.
Inti Berita:
• Guguran batu kembali terjadi di jalur nasional Trenggalek-Ponorogo KM 16 Desa Nglinggis.
• Polres Trenggalek memasang empat spanduk peringatan jalur rawan longsor.
Sistem buka tutup masih diberlakukan di lokasi longsor.
• Polisi menempatkan personel untuk pengaturan lalu lintas dan pemantauan kondisi tebing.

SUARA TRENGGALEK – Jajaran Polres Trenggalek bergerak cepat menindaklanjuti insiden guguran batu yang kembali terjadi di jalan nasional Trenggalek-Ponorogo tepatnya di KM 16 Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (23/5/2026).

Sebagai langkah antisipasi, polisi memasang sejumlah spanduk peringatan di sekitar lokasi longsoran untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki melalui Kasatlantas AKP Sony Suhartanto mengatakan kondisi tanah di lokasi masih cukup labil dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan turun.

“Iya betul. Jadi kemarin terjadi guguran material berupa batu di KM 16 sehingga sempat ditutup total untuk menghindari jatuhnya korban. Oleh sebab itu, sebagai salah satu upaya pencegahan kita pasang spanduk agar pengguna jalan bisa lebih berhati-hati,” ujar AKP Sony Suhartanto.

Menurutnya, sedikitnya empat spanduk bertuliskan “Jalur Rawan Longsor, Hati-hati Berkendara” dipasang sebelum dan sesudah titik longsor agar mudah terlihat pengendara.

Keberadaan spanduk tersebut dinilai penting, terutama bagi pengendara luar daerah yang belum familiar dengan kondisi jalur penghubung utama Trenggalek-Ponorogo tersebut.

Selain memasang peringatan, Satlantas Polres Trenggalek juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pembersihan material longsor serta penanganan batu-batu yang masih menggantung di tebing dan berpotensi jatuh sewaktu-waktu.

Polisi juga menempatkan personel di sekitar lokasi untuk membantu pengaturan arus lalu lintas dan mencegah terjadinya kemacetan akibat sistem buka tutup jalan yang masih diberlakukan.

“Saat ini masih diberlakukan sistem buka tutup. Namun jika kondisi kontijensi, hujan deras ataupun terjadi longsor susulan kita akan tutup total kembali,” pungkasnya.