OLAHRAGA

Berikut Daftar Game Pada Cabang Esports Trenggalek, Mobile Legends dan Free Fire Paling Diminati

×

Berikut Daftar Game Pada Cabang Esports Trenggalek, Mobile Legends dan Free Fire Paling Diminati

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Turnamen esports di Trenggalek.
Inti Berita:
• Perkembangan esports di Trenggalek terus meningkat seiring tingginya minat generasi muda.
• Esports kini resmi menjadi cabang olahraga di bawah KONI dan PB ESI.
• Mobile Legends dan Free Fire menjadi game esports paling aktif di Trenggalek.

SUARA TRENGGALEK – Perkembangan esports di Kabupaten Trenggalek terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya minat generasi muda terhadap kompetisi gim digital.

Tidak lagi sekadar hiburan, berbagai jenis game kini berkembang menjadi cabang olahraga elektronik yang dipertandingkan secara resmi mulai tingkat komunitas hingga internasional.

Saat ini esports telah resmi menjadi bagian dari ekosistem olahraga nasional di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Secara nasional, cabang olahraga tersebut berada di bawah naungan Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI), sementara pembinaan di daerah dilakukan melalui ESI kabupaten/kota.

Wakil Sekretaris Umum ESI Kabupaten Trenggalek, Wildan Bisri mengatakan tidak semua game dapat langsung dikategorikan sebagai esports.

Menurutnya, sebuah game harus memiliki sistem kompetisi dan aturan yang jelas.

“Suatu game bisa masuk kategori esports apabila memiliki sistem turnamen, ranking, aturan pertandingan yang jelas, dan tentunya membutuhkan kemampuan khusus seperti strategi, refleks, kerja sama tim, serta latihan yang konsisten,” ujar Wildan.

Ia menjelaskan, game esports saat ini terbagi dalam beberapa kategori berdasarkan platform yang digunakan.

Untuk kategori mobile, sejumlah game yang populer dipertandingkan antara lain Mobile Legends: Bang Bang, Free Fire, PUBG Mobile, Call of Duty: Mobile, Magic Chess: Go Go, dan Arena of Valor.

Sementara pada kategori PC atau komputer terdapat game seperti Dota 2, PUBG: Battlegrounds, Valorant, dan Fortnite.

Adapun kategori console mulai berkembang melalui game Tekken 8, EA Sports FC 26, hingga eFootball.

Menurut Wildan, genre seperti MOBA, battle royale, FPS, hingga sepak bola virtual banyak diminati karena memiliki unsur kompetitif yang tinggi.

“MOBA menuntut strategi tim dan pengambilan keputusan yang cepat, battle royale menguji adaptasi dan survival, FPS berfokus pada akurasi dan komunikasi, sedangkan sepak bola virtual punya basis penggemar yang besar karena dekat dengan olahraga konvensional,” jelasnya.

Di Trenggalek sendiri, perkembangan esports masih didominasi game mobile karena mayoritas pemain menggunakan perangkat gawai.

“Selama ini yang cukup aktif di Trenggalek ada Mobile Legends dan Free Fire. Untuk PUBG Mobile dulu sempat ramai, tetapi sekarang mulai berkurang karena dari teman-teman komunitas merasa game tersebut cukup berat dan membutuhkan penyimpanan yang besar,” terang Wildan.

Meski demikian, esports kategori console mulai menunjukkan perkembangan. Hal itu terlihat dari mulai aktifnya kompetisi eFootball dan Tekken melalui kolaborasi dengan pengusaha rental PlayStation di Trenggalek.

“Untuk console kita mulai berjalan melalui eFootball dan Tekken dengan menggandeng pengusaha rental PS. Harapannya ke depan perkembangan esports di Trenggalek bisa lebih merata,” katanya.

Wildan menambahkan, keberlangsungan event esports di Trenggalek tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai komunitas, pengusaha, hingga instansi pemerintah.

“Kami berkolaborasi dengan banyak pihak, baik pengusaha, instansi, komunitas, dan lainnya.
Sejauh ini event esports di Trenggalek bisa berjalan rutin hampir setiap bulan,” pungkasnya.

Dengan dukungan organisasi resmi dari tingkat pusat hingga daerah, esports di Trenggalek diharapkan tidak hanya menjadi ruang kompetisi digital, tetapi juga wadah pembinaan atlet muda dan penggerak ekonomi kreatif lokal.