Inti Berita:
• Uprintis Futsal League 2026 digelar di GOR Gajah Putih Trenggalek.
• Turnamen diikuti masing-masing enam tim tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat.
Novita Hardini menyebut ajang tersebut menjadi wadah pengembangan bakat dan prestasi olahraga generasi muda.
SUARA TRENGGALEK – Uprintis Futsal League 2026 digelar di GOR Gajah Putih Trenggalek dengan melibatkan pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA sederajat. Turnamen tersebut masing-masing diikuti enam tim dari setiap jenjang pendidikan.
Kegiatan itu digagas UMKM Perempuan Perintis Indonesia (UPRINTIS) sebagai wadah pengembangan bakat olahraga bagi generasi muda terutama pelajar di Kabupaten Trenggalek.
Pendiri UPRINTIS sekaligus anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini mengatakan turnamen tersebut bertujuan membuka ruang kreativitas dan pengembangan potensi anak-anak di bidang olahraga.
“Ini pembuka wadah bagi anak-anak juga untuk bisa berkreasi, mengembangkan bakat-bakatnya khususnya di bidang olahraga,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Menurut Novita, Indonesia membutuhkan generasi muda yang berkualitas dan salah satu cara membentuk kualitas tersebut adalah melalui olahraga.
“Kita tahu bahwa Indonesia sedang sangat membutuhkan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Salah satu caranya membangun kualitas sebagai anak bangsa adalah dengan olahraga,” katanya.
Ia berharap dari ajang tersebut nantinya lahir atlet-atlet futsal asal Trenggalek yang mampu berprestasi hingga tingkat regional maupun nasional.
“Kami juga ingin ada perwakilan dari Kabupaten Trenggalek yang bisa berlaga dan mengharumkan nama Kabupaten Trenggalek di tingkat regional maupun nasional,” imbuhnya.
Selain membangun prestasi, kompetisi olahraga juga dinilai mampu melatih kedisiplinan, kompetensi, daya saing, hingga kerja sama tim para peserta.
Novita menilai paradigma masyarakat terkait prestasi juga perlu diperluas, tidak hanya terpaku pada bidang akademik.
“Prestasi bukan hanya di bidang akademik saja, tapi seni, olahraga, jurnalistik dan lain sebagainya. Itu juga bagian dari prestasi yang dibutuhkan Indonesia di masa yang akan datang,” jelasnya.
Ia mengaku senang melihat tingginya antusiasme peserta maupun para suporter dalam pelaksanaan turnamen tersebut.
“Antusias hari ini membuktikan bahwa anak muda itu memang butuh wadah,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Trenggalek, Arief Setiawan, menyatakan pihaknya mendukung penuh berbagai kegiatan olahraga yang digelar masyarakat maupun organisasi.
“Dispora pada tahun ini mendukung semua kegiatan olahraga baik yang diadakan swasta, organisasi maupun stakeholder lain,” ujarnya.
Menurut Arief, dukungan tersebut selaras dengan program pemerintah daerah untuk meningkatkan prestasi olahraga pelajar di Trenggalek.
“Kita ingin memacu prestasi olahraga adik-adik sehingga nanti prestasi olahraga di Kabupaten Trenggalek baik di Popda maupun Porprov bisa naik drastis,” katanya.
Ia menambahkan, Dispora juga memfasilitasi penggunaan GOR Gajah Putih sebagai sarana pengembangan olahraga masyarakat.











