Inti Berita,
• Turnamen domino Trenggalek diikuti 16 tim (32 pemain).
• Digelar di STKIP PGRI Trenggalek pada 29 Maret 2026.
• Jadi ajang seleksi atlet menuju Kejurprov Jatim 2026.
• Peserta terdiri dari kategori umum dan pelajar.
SUARA TRENGGALEK – Turnamen olahraga domino tingkat Kabupaten Trenggalek sukses digelar di Gedung Auditorium Drs. Moersadi STKIP PGRI Trenggalek, Minggu (29/3/2026).
Kegiatan ini diikuti 16 tim dan menjadi ajang penjaringan atlet menuju Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur 2026.
Ketua Orado Trenggalek, Irvan Nur Rofik, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan tertib sejak awal hingga akhir pertandingan.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan tertib, mulai dari registrasi peserta, pembukaan, hingga pertandingan berlangsung dengan sistem yang sudah ditentukan. Setiap tim bertanding secara sportif hingga menghasilkan tim terbaik,” ujarnya.
Sebanyak 16 tim yang berpartisipasi terdiri dari 13 tim kategori umum dan 3 tim kategori pelajar. Masing-masing tim beranggotakan dua orang, sehingga total peserta mencapai 32 pemain.
Irvan menegaskan, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk menjaring bibit atlet domino berbakat dari Trenggalek.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk menjaring atlet domino berbakat, meningkatkan minat dan kemampuan pemain, serta sebagai ajang seleksi menuju Kejurprov Jawa Timur 2026,” jelasnya.
Ke depan, Orado Trenggalek berharap turnamen serupa dapat terus digelar dengan skala yang lebih besar, baik dari sisi jumlah peserta maupun kualitas pertandingan.
“Diharapkan ke depan kejuaraan ini bisa terus berkembang, jumlah peserta semakin banyak, kualitas permainan meningkat, dan mampu melahirkan atlet-atlet yang bisa berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional,” tambahnya.
Turnamen ini sekaligus menunjukkan bahwa olahraga domino mulai diminati kalangan muda di Trenggalek, tidak sekadar permainan santai, tetapi juga berkembang menjadi olahraga kompetitif.











