SUARA TRENGGALEK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Trenggalek mencatat jumlah penduduk aktif mencapai 747.195 jiwa berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) Semester II tahun 2025.
Dari keseluruhan data yang tercatat, pada tahun 2025, jumlah penduduk laki-laki sedikit lebih banyak daripada jumlah penduduk perempuan.
Kepala Dispendukcapil Trenggalek, Ririn Eko Utoyo, mengatakan data tersebut merupakan rilis terbaru dari Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.
“Jumlah penduduk Trenggalek yang tercatat aktif saat ini sebanyak 747.195 jiwa,” ujarnya, Rabu (26/3/2026).
Laki-laki Lebih Banyak
Dari jumlah tersebut, penduduk laki-laki tercatat sebanyak 375.816 jiwa, sedangkan perempuan sebanyak 371.379 jiwa. Dengan demikian, jumlah penduduk laki-laki sedikit lebih banyak dibanding perempuan.
Ririn menjelaskan, dibandingkan periode sebelumnya, jumlah penduduk mengalami kenaikan sebesar 811 jiwa. Namun, dinamika kependudukan di Trenggalek menunjukkan lebih banyak warga yang keluar daerah dibandingkan yang masuk.
Pindah Keluar Lebih Banyak
“Selama tahun 2025, penduduk pindah datang sebanyak 12.397 jiwa, sedangkan yang pindah keluar mencapai 13.723 jiwa,” jelasnya.
Selain itu, penambahan penduduk juga berasal dari pencatatan biodata baru sebanyak 6.789 jiwa serta pengaktifan kembali Nomor Induk Kependudukan (NIK) nonaktif sebanyak 2.742 jiwa.
Lebih lanjut Ririn menerangkan, pengurangan jumlah penduduk dipengaruhi oleh pelaporan kematian sebanyak 7.394 jiwa serta perpindahan keluar daerah.
Dinamika Penambahan Penduduk Trenggalek
“Dinamika penambahan berasal dari pindah datang, biodata baru, dan pengaktifan NIK. Sedangkan pengurangan dari pindah keluar dan pelaporan kematian,” imbuhnya.
Ririn juga menambahkan, untuk pembaruan data kependudukan dilakukan secara berkala setiap semester oleh pemerintah pusat.
“Data ini diperbarui dua kali dalam setahun, yaitu DKB semester 1 dan semester 2,” pungkasnya.











