PERISTIWA

Diduga Lupa Matikan Tungku, Tempat Produksi Tahu dan Gudang Sabut Kelapa di Trenggalek Ludes Terbakar

×

Diduga Lupa Matikan Tungku, Tempat Produksi Tahu dan Gudang Sabut Kelapa di Trenggalek Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Petugas saat berusaha memadamkan api di lokasi kejadian kebakaran.
Inti Berita:
• Gudang sabut kelapa sekaligus tempat produksi tahu milik Samsi di Dusun Panggul, Kecamatan Panggul, Trenggalek terbakar pada Rabu (30/9/2026) siang.
​• Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui saksi yang mencium bau menyengat dan melihat api membesar dari bagian belakang rumah sekitar pukul 14.15 WIB.
​• Petugas gabungan dari Polsek Panggul dan Damkar Pos Panggul tiba di lokasi pukul 14.35 WIB dan berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 15.10 WIB.

SUARA TRENGGALEK – Gudang sabut kelapa sekaligus tempat produksi tahu milik Samsi di Dusun Panggul, Desa Panggul, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, terbakar pada Rabu (30/9/2026).

Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 14.15 WIB dan dilaporkan ke Polsek Panggul sekitar pukul 14.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Kasi Humas Polres Trenggalek, AKP Katik, membenarkan kejadian kebakaran tersebut.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kebakaran pertama kali diketahui oleh Herman dan Sringatun yang sedang berada di rumah Herman sekitar pukul 14.15 WIB.

“Keduanya mencium bau benda terbakar. Karena curiga, mereka kemudian mencari sumber bau tersebut,” ungkapnya.

Saat menuju bagian belakang rumah, keduanya melihat gudang sabut kelapa dan tempat produksi tahu milik Samsi sudah dalam keadaan terbakar dengan api yang semakin membesar.

“Herman dan Sringatun kemudian meminta bantuan warga sekitar,” jelas AKP Katik.

Tidak lama berselang, dijelaskan AKP Katik bahwa Supriono bersama warga datang dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun, api semakin membesar dan sulit dikendalikan. Herman selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas (BKTM) Desa Panggul.

“Mendapat laporan tersebut, BKTM Desa Panggul kemudian menghubungi piket Polsek Panggul dan petugas Damkar Pos Panggul untuk membantu proses pemadaman,” paparnya.

Lebih lanjut AKP Katik menerangkan jika sekitar pukul 14.35 WIB, petugas Polsek Panggul bersama Damkar Pos Panggul tiba di lokasi.

Petugas langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan lain.

“Setelah dilakukan penanganan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 15.10 WIB,” tuturnya.

Dari hasil pengamatan di lokasi dan keterangan para saksi, sumber api diduga berasal dari tungku yang digunakan untuk produksi tahu milik Samsi.

“Usai produksi tahu, tungku tersebut diduga tidak dimatikan sepenuhnya,” imbuhnya.

Percikan api kemudian menyulut tumpukan sabut kelapa yang berada tidak jauh dari tungku. Api selanjutnya cepat membesar karena tertiup angin.

“Prediksi sementara kebakaran tersebut tidak mengandung unsur kesengajaan dan diduga terjadi akibat kelalaian korban,” pungkasnya.