POLITIK

​Hadapi Sikap Abai Pemilih Pemula, Dari Sekolah KPU Trenggalek Bangun Kesadaran Politik Sejak Dini

×

​Hadapi Sikap Abai Pemilih Pemula, Dari Sekolah KPU Trenggalek Bangun Kesadaran Politik Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Ketua KPU Trenggalek, Istatiin Nafiah.
Inti Berita:
• Meskipun masih dalam periode non-tahapan, KPU Kabupaten Trenggalek mulai melakukan persiapan menuju Pemilu dan Pilkada Serentak 2029.
​• Tantangan minimnya pemahaman dan tingginya sikap acuh tak acuh (abai) dari kalangan pemilih pemula terhadap pesta demokrasi.
​• KPU Trenggalek mengantisipasinya melalui program ke sekolah-sekolah, seperti menjadi pembina upacara bendera, mendampingi Pemilukos, dan mengisi materi pendidikan politik di SMA/sederajat.

​SUARA TRENGGALEK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek mulai melakukan berbagai langkah persiapan menuju Pemilu dan Pilkada Serentak 2029.

Meski masih berada dalam periode non-tahapan, KPU Trenggalek terus menggenjot pendidikan politik bagi pemilih pemula serta memperbarui data pemilih secara berkelanjutan.

​Ketua KPU Trenggalek, Istatiin Nafia, mengungkapkan bahwa kesadaran demokrasi anak muda dan kerapian data kependudukan menjadi fokus utama lembaga yang dipimpinnya saat ini.

​Masuk ke Sekolah-sekolah

​Istatiin mengakui salah satu tantangan besar dalam menggaet pemilih pemula adalah minimnya pemahaman serta tingginya sikap acuh tak acuh (abai) terhadap pentingnya pesta demokrasi.

​Untuk mengatasi hal tersebut, KPU Trenggalek menjemput bola dengan menyasar sekolah-sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama (Kemenag).

​”Untuk kawan-kawan pemilih pemula memang masih belum paham dan abai terkait pentingnya Pemilu. Melalui sosialisasi dengan mendatangi teman-teman pemilih pemula, kami berharap tingkat partisipasi masyarakat lebih tinggi dan sadar akan pentingnya demokrasi,” ujar Istatiin.

​Pendekatan dilakukan melalui menjadi pembina upacara bendera hari Senin, pendampingan pemilihan ketua OSIS, hingga pengisian materi pendidikan politik di SMA dan sederajat.

​Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

​Di luar sosialisasi, KPU Trenggalek rutin menggelar rapat pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) setiap tiga bulan sekali.

Proses ini mencakup rekapitulasi data pemilih di 157 desa yang tersebar di 14 kecamatan se-Kabupaten Trenggalek.

​Langkah ini dilakukan secara kolaboratif bersama instansi terkait untuk memastikan keakuratan data warga yang masuk maupun keluar dari daftar pemilih.

​”Proses pleno merekap jumlah pemilih ini melibatkan pihak eksternal, baik itu dari Dinas Capil, Kesbangpol, Polres, maupun Kodim,” jelasnya.

​Tahapan Pemilu 2029 Bergulir Tahun Depan

​Mengenai jadwal resmi Pemilu 2029, KPU Trenggalek menegaskan masih menunggu petunjuk teknis berupa Peraturan KPU (PKPU) dan revisi undang-undang dari KPU RI.

​Kendati demikian, secara garis waktu, tahapan persiapan awal diproyeksikan sudah mulai berjalan pada tahun depan atau pertengahan periode pra-Pemilu.

​”Secara perhitungan, kalau Pemilu di 2029 maka tahapan sudah mulai bergulir. Awal tahapan di Pemilu itu biasanya diawali dengan verifikasi partai politik, baik keanggotaan maupun administrasi lainnya,” pungkas Istatiin.