Inti Berita:
• Berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) Semester I 2026 dari Kemendagri, total penduduk Kabupaten Trenggalek mencapai 755.555 jiwa (379.063 laki-laki dan 376.492 perempuan).
• Angka tersebut mengalami kenaikan sebanyak 934 jiwa jika dibandingkan dengan data Semester II 2025 yang mencatatkan 754.621 jiwa.
• Kecamatan Panggul menjadi wilayah dengan populasi terbanyak di Trenggalek yang mencapai 81.464 jiwa, disusul Watulimo (72.546 jiwa) dan Dongko (68.127 jiwa).
SUARA TRENGGALEK – Kecamatan Panggul menjadi wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak di Kabupaten Trenggalek berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) Semester I 2026 dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Trenggalek.
Jumlah penduduk Kecamatan Panggul tercatat mencapai 81.464 jiwa. Angka tersebut terdiri dari 41.077 laki-laki dan 40.387 perempuan. Di bawah Panggul, Kecamatan Watulimo menjadi wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak kedua, yakni 72.546 jiwa.
Disusul Kecamatan Dongko dengan 68.127 jiwa dan Kecamatan Trenggalek dengan 66.946 jiwa. Sedangkan Kecamatan dengan jumlah paling sedikit berada di Kecamatan Suruh sebanyak 26.840 jiwa.
Saat ditemui awak media, Kepala Dispendukcapil Trenggalek, Ririn Eko Utoyo mengatakan berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri, total penduduk Kabupaten Trenggalek pada Semester I 2026 mencapai 755.555 jiwa.
“Dapat kami sampaikan bahwa penduduk Trenggalek kondisi semester 1 tahun 2026 berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri data konsolidasi bersih semester 1 tahun 2026 jumlah penduduk kita Trenggalek laki-laki 379.063, perempuan 376.492, totalnya adalah 755.555,” kata Ririn.
Jumlah tersebut disampaikan Ririn, mengalami peningkatan dibandingkan Semester II 2025 yang tercatat sebanyak 754.621 jiwa.
“Kalaupun dibandingkan dengan kondisi semester 2 tahun 2025 yang sejumlah 754.621 di semester 1 tahun 2026 ada penambahan jumlah penduduk kita 934 jiwa,” lanjutnya.
Dari total tersebut, jumlah penduduk laki-laki mencapai 379.063 jiwa, sedangkan perempuan sebanyak 376.492 jiwa.
Ririn mengatakan tidak terdapat kendala serius dalam pelayanan administrasi kependudukan di masyarakat.
Dispendukcapil berupaya menyelesaikan setiap persoalan administrasi kependudukan yang muncul, meski dalam beberapa kasus membutuhkan waktu dan tahapan.
“Nggih, sebenarnya kalau kendala kendala serius tidak ada karena insyaallah apapun permasalahan adminduk kami usahakan untuk diselesaikan walaupun harus butuh waktu dan butuh tahapan,” ujarnya.
Berikut rincian jumlah penduduk 14 kecamatan di Kabupaten Trenggalek berdasarkan jumlah populasi terbanyak:
1. Panggul: 81.464 jiwa
Laki-laki 41.077 jiwa, perempuan 40.387 jiwa.
2. Watulimo: 72.546 jiwa
Laki-laki 36.637 jiwa, perempuan 35.909 jiwa.
3. Dongko: 68.127 jiwa
Laki-laki 34.430 jiwa, perempuan 33.697 jiwa.
4. Trenggalek: 66.946 jiwa
Laki-laki 33.371 jiwa, perempuan 33.575 jiwa.
5. Pule: 57.527 jiwa
Laki-laki 28.983 jiwa, perempuan 28.544 jiwa.
6. Munjungan: 54.643 jiwa
Laki-laki 27.656 jiwa, perempuan 26.987 jiwa.
7. Gandusari: 54.124 jiwa
Laki-laki 27.010 jiwa, perempuan 27.114 jiwa.
8. Pogalan: 54.001 jiwa
Laki-laki 26.968 jiwa, perempuan 27.033 jiwa.
9. Durenan: 52.208 jiwa
Laki-laki 26.124 jiwa, perempuan 26.084 jiwa.
10. Karangan: 50.770 jiwa
Laki-laki 25.360 jiwa, perempuan 25.410 jiwa.
11. Tugu: 49.492 jiwa
Laki-laki 24.414 jiwa, perempuan 25.078 jiwa.
12. Kampak: 38.189 jiwa
Laki-laki 19.197 jiwa, perempuan 18.992 jiwa.
13. Bendungan: 28.678 jiwa
Laki-laki 14.319 jiwa, perempuan 14.359 jiwa.
14. Suruh: 26.840 jiwa
Laki-laki 13.517 jiwa, perempuan 13.323 jiwa.
Dari data tersebut, Kecamatan Suruh menjadi wilayah dengan jumlah penduduk paling sedikit, yakni 26.840 jiwa.
Sementara secara keseluruhan, jumlah penduduk Kabupaten Trenggalek pada Semester I 2026 mencapai 755.555 jiwa, atau bertambah 934 jiwa dibandingkan Semester II 2025.











