Inti Berita:
• Dalam momentum HUT ke-832 Kabupaten Trenggalek, BAZNAS bersama Kitabisa.com dan Pemkab Trenggalek menyalurkan 250.000 liter air bersih.
• Ada 14 titik di tujuh kecamatan serta membangun dua sumur bor untuk mendukung ketersediaan air secara berkelanjutan.
SUARA TRENGGALEK – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-832 Kabupaten Trenggalek diwarnai aksi kepedulian terhadap masyarakat melalui distribusi 250.000 liter air bersih.
Bantuan tersebut disalurkan BAZNAS Kabupaten Trenggalek bersama Kitabisa.com dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek ke 14 titik yang tersebar di tujuh kecamatan.
Program tersebut menjadi bentuk gotong royong untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses air bersih.
Selain distribusi air, kolaborasi tersebut juga dilengkapi pembangunan sumur bor di dua titik sebagai upaya menghadirkan sumber air yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Sebanyak 14 titik penerima bantuan tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Trenggalek, yakni Desa Sukosari dan Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek; Desa Srabah dan Desa Depok, Kecamatan Bendungan; serta Desa Bogoran dan Desa Timahan, Kecamatan Kampak.
Selanjutnya, Desa Ngulanwetan, Desa Bendorejo, dan Desa Wonocoyo, Kecamatan Pogalan; Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari; Desa Prambon dan Desa Duren, Kecamatan Tugu; serta Desa Watulimo dan Desa Slawe, Kecamatan Watulimo.
Sebanyak 250.000 liter air bersih tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.
Tidak berhenti pada bantuan sementara, kolaborasi BAZNAS Trenggalek, Kitabisa.com, dan Pemkab Trenggalek juga menghadirkan solusi jangka panjang melalui pembangunan sumur bor.
Dua titik sumur bor tersebut berada di Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, dan Desa Sukosari, Kecamatan Trenggalek.
Keduanya diharapkan mampu menjadi sumber air yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut menunjukkan sinergi berbagai pihak dalam menjawab persoalan kebutuhan air bersih masyarakat.
Pemerintah memiliki peran dalam pemetaan kebutuhan dan penguatan pelayanan publik, sementara lembaga filantropi turut memberikan dukungan melalui semangat kepedulian dan gotong royong.
Bagi BAZNAS Trenggalek, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Momentum HUT ke-832 Kabupaten Trenggalek pun diisi dengan kegiatan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Peringatan hari jadi tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian dan menghadirkan manfaat bagi warga.
Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
Melalui kolaborasi tersebut, BAZNAS Trenggalek, Kitabisa.com, dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek menunjukkan bahwa semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam membangun daerah.











