Inti Berita:
• Polres Trenggalek mengajak ratusan siswa MI Miftahul Huda mengenal dunia kepolisian melalui program Polisi Sahabat Anak.
• Selain merasakan pengalaman dijemput menggunakan kendaraan dinas polisi, para pelajar juga memperoleh edukasi tentang profesi kepolisian serta pentingnya tertib berlalu lintas melalui metode pembelajaran interaktif.
SUARA TRENGGALEK – Ratusan siswa MI Miftahul Huda, Desa Wonorejo, Kecamatan Gandusari, mendapat pengalaman berbeda saat mengikuti program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) di Mapolres Trenggalek, Rabu (22/7/2026).
Para pelajar dijemput menggunakan kendaraan dinas Polres Trenggalek, mulai dari bus, truk hingga minibus, sebelum mengikuti pembelajaran tentang profesi kepolisian dan keselamatan berlalu lintas.
Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Kharisma Afriansyah, mewakili Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk mengenalkan tugas kepolisian kepada anak-anak dengan metode yang menyenangkan.
“Agar lebih menarik, anak-anak kita jemput pakai kendaraan dinas dari sekolah sampai ke Mapolres. Kita juga libatkan Polwan yang memang punya kompetensi di bidang pembinaan,” ujar AKP Kharisma.
Selama berada di Mapolres, para siswa diajak berkeliling mengenal berbagai satuan fungsi kepolisian beserta tugas dan kewenangannya.
Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai peralatan yang digunakan polisi dalam menjalankan tugas, mulai kendaraan patroli hingga perlengkapan pengendalian massa (Dalmas).
Belajar Tertib Lalu Lintas Lewat Media Interaktif
Selain mengenal profesi kepolisian, para siswa juga mendapatkan edukasi mengenai aturan dan keselamatan berlalu lintas.
Petugas menggunakan berbagai media pembelajaran, seperti rambu lalu lintas portabel serta video edukatif yang menampilkan contoh pelanggaran beserta dampak dan bahayanya.
Metode tersebut diharapkan membuat materi lebih mudah dipahami oleh anak-anak.
AKP Kharisma berharap pembelajaran sejak usia dini mampu membentuk budaya tertib berlalu lintas hingga mereka dewasa.
“Kita harapkan melalui kegiatan Polsanak ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif tentang arti penting tertib berlalu lintas sejak usia dini dan menjadikan sebagai budaya yang akan mereka bawa hingga dewasa nanti,” pungkasnya.











