PENDIDIKAN

Rapimda Pemuda Muhammadiyah Trenggalek Perkuat Kaderisasi dan Kemandirian Ekonomi

×

Rapimda Pemuda Muhammadiyah Trenggalek Perkuat Kaderisasi dan Kemandirian Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Pelaksanaan Rapimda Pemuda Muhammadiyah Trenggalek yang turut dihadiri oleh Bupati Trenggalek.
Inti Berita:
• PDPM Trenggalek menggelar Rapimda sebagai forum evaluasi dan penyusunan strategi organisasi.
• Tiga fokus utama Rapimda yakni evaluasi program kerja, penguatan kaderisasi, serta peran pemuda dalam isu lingkungan dan ekonomi.
• Pemuda Muhammadiyah menargetkan peningkatan aktivitas organisasi hingga tingkat cabang dan ranting.

SUARA TRENGGALEK – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Trenggalek menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda), Minggu (14/6/2026).

Kegiatan tersebut sebagai momentum konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan langkah strategis menghadapi berbagai tantangan sosial, lingkungan, dan ekonomi yang berkembang di masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Watulimo tersebut diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari pengurus PDPM Trenggalek dan perwakilan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) se-Kabupaten Trenggalek.

Ketua PDPM Trenggalek, Arifin, mengatakan Rapimda merupakan amanat organisasi yang wajib dilaksanakan setidaknya satu kali dalam setiap periode kepengurusan.

Menurutnya, forum ini menjadi sarana evaluasi program kerja sekaligus menentukan arah gerakan organisasi untuk sisa masa kepengurusan.

“Rapimda merupakan agenda rapat pimpinan yang dilaksanakan sebagai upaya konsolidasi organisasi, evaluasi keterlaksanaan dan ketercapaian program kerja serta merumuskan kebijakan-kebijakan strategis Pemuda Muhammadiyah,” ujar Arifin.

Tiga Fokus Kegiatan Rapimda

Dalam Rapimda tersebut, terdapat tiga fokus utama yang menjadi pembahasan. Pertama, evaluasi program kerja yang telah dilaksanakan selama setengah periode kepengurusan.

Kedua, penyusunan kebijakan strategis guna memperkuat kaderisasi dan meningkatkan kinerja organisasi. Ketiga, mempertegas peran pemuda dalam menjawab persoalan lingkungan serta pengembangan ekonomi kader.

Arifin menegaskan, organisasi kepemudaan tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan seremonial. Pemuda Muhammadiyah harus mampu hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi nyata dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada.

“Target khususnya adalah menggairahkan kembali aktivitas dan kegiatan Pemuda Muhammadiyah baik di tingkat daerah, cabang, maupun ranting,” katanya.
Fokus Penguatan Organisasi Hingga Tingkat Ranting

Untuk mencapai target tersebut, PDPM Trenggalek menyiapkan sejumlah program lanjutan.

Pelaksanaan Turba PDPM

Di antaranya memperbanyak kegiatan turun ke bawah (turba) ke tingkat cabang, merealisasikan pelatihan Baitul Arqam Dasar, serta memperluas keterlibatan kader dalam berbagai kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan.

Selain itu, penguatan sektor ekonomi juga menjadi perhatian serius. Pelatihan kewirausahaan akan menjadi salah satu agenda prioritas guna mendorong kemandirian ekonomi kader muda Muhammadiyah.

Rapimda kali ini juga mendapat perhatian dari berbagai unsur pimpinan Muhammadiyah dan pemerintah daerah.

Sejumlah tokoh hadir dalam pembukaan kegiatan, di antaranya Bupati Trenggalek, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Trenggalek.

Camat Watulimo, pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah tingkat cabang, serta organisasi otonom Muhammadiyah lainnya.

Bagi Pemuda Muhammadiyah Trenggalek, Rapimda menjadi titik penting untuk memastikan organisasi tetap relevan dengan kebutuhan generasi muda sekaligus mampu menjawab tantangan zaman melalui gerakan yang lebih aktif, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat.