PERISTIWA

GP Ansor Karanganom Trenggalek Latih Warga Jadi Juleha, Juru Sembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat

×

GP Ansor Karanganom Trenggalek Latih Warga Jadi Juleha, Juru Sembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
GP Ansor Karanganom saat melaksanakan pelatihan juru sembelih hewan kurban kepada warga.
Inti Berita:
• GP Ansor Karanganom menggelar pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.
• Pelatihan diikuti puluhan warga untuk memahami tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam dan standar higienis.
• GP Ansor berharap pelatihan ini meningkatkan kualitas penyembelihan kurban sekaligus memperkuat kerukunan masyarakat.

SUARA TRENGGALEK – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda (GP) Ansor Karanganom, Kabupaten Trenggalek menggelar pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) di Mushala Al-Ikhlas, Dusun Dempok Lor, Desa Karanganom.

Kegiatan tersebut diikuti puluhan warga yang antusias mempelajari tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam sekaligus standar kebersihan dan kelayakan daging kurban.

Ketua Takmir sekaligus Imam Mushala Al-Ikhlas, Ismanto mengapresiasi inisiatif GP Ansor Karanganom yang menghadirkan pelatihan langsung di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, pemateri menyampaikan materi dengan metode yang sangat mudah dipahami warga. Pelatihan ini sangat membantu masyarakat maupun para jagal tradisional agar lebih memahami tata cara penyembelihan yang benar dan syar’i,” ujar Ismanto.

Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat langsung diterapkan saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha nanti.

“Kami berharap masyarakat maupun para penyembelih bisa langsung menerapkan ilmu dari pelatihan Juleha ini saat menyembelih hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha nanti,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Karanganom, Ahmad Baha’uddin menyebut tingginya antusiasme warga menunjukkan kebutuhan edukasi terkait standardisasi penyembelihan halal masih cukup besar di masyarakat.

“Animo masyarakat luar biasa besar. Mereka benar-benar serius menyerap ilmu tentang fikih penyembelihan sesuai tuntunan syariat Islam,” katanya.

Menurut Ahmad, kegiatan tersebut tidak hanya memberi manfaat pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan memakmurkan tempat ibadah di lingkungan desa.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi wasilah untuk memakmurkan masjid dan mushala, sekaligus memperkuat kerukunan sosial keagamaan di tengah masyarakat,” jelasnya.

Untuk memperkuat kualitas pelatihan, GP Ansor menghadirkan Hermawan Faisal sebagai pemateri utama.

Selain menjadi penyuluh resmi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Durenan, ia juga dikenal berpengalaman di bidang penyembelihan halal.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mulai dari rukun dan sunah penyembelihan, teknik penanganan hewan kurban secara humanis, hingga tata cara menjaga kebersihan pasca penyembelihan.

GP Ansor Karanganom berharap kegiatan edukatif serupa terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan kreatif yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat luas,” pungkas Ahmad Baha’uddin.